Golkar: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Ajakan untuk Bersatu

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Jakarta -

Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menanggapi momen Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri nan berdampingan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila. Doli menilai momen tersebut menjadi simbol krusial bagi persatuan nasional.

"Untuk membangun dan memajukan negara sebesar Indonesia kita semua kudu berdampingan tangan," kata Doli kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

"Apalagi dalam menghadapi situasi seperti saat ini, kita memerlukan soliditas, kebersamaan, dan sinergi dari semua komponen bangsa, dan itu kudu dimulai dari tokoh-tokoh, Bapak dan Ibu bangsa kita," sambungnya.

Menurutnya, kebersamaan para elite politik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas nasional. Wakil Ketua Baleg DPR ini menilai sinergi antartokoh bangsa perlu terus diperkuat.

"Gandengan tangan Pak Prabowo dan Ibu Megawati kudu kita maknai sebagai rayuan kepada kita semua untuk tetap berasosiasi dan senantiasa berbareng di dalam menghadapi situasi dan tantangan apapun nan dihadapi bangsa Indonesia," tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo dan Megawati menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila. Prabowo dan Megawati tampak berkawan di momen tersebut.

Upacara digelar di laman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Wapres Gibran Rakabuming juga tampak datang dalam upacara.

Usai upacara, momen kehangatan Prabowo dan Megawati kembali terlihat. Prabowo mulanya terlihat berbincang dengan Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin. Sementara Megawati terlihat berada di belakang JK dan Ma'ruf Amin.

Prabowo kemudian mempersilakan Megawati, JK dan Ma'ruf Amin berjalan. Namun, Megawati membujuk Prabowo untuk melangkah bersama.

Megawati tampak menggandeng tangan Prabowo. Keduanya pun terlihat melangkah bersama. Megawati dan Prabowo terlihat tertawa bersama.

(amw/maa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News