Sebelumnya, kebenaran baru terungkap dalam investigasi kasus dugaan penggelapan biaya jemaah umrah Hanania Travel. Sejumlah influencer dan publik figur nan diperiksa mengaku pernah menerima akomodasi umrah cuma-cuma dari biro perjalanan tersebut.
Sebagai imbalannya, mereka diminta membagikan pengalaman perjalanan melalui akun media sosial masing-masing.
Andaru mengatakan, materi pemeriksaan terhadap para influencer berfokus pada hubungan mereka dengan Hanania Travel serta corak kerja sama promosi alias endorse nan pernah dilakukan.
“Pemeriksaan menyangkut peristiwa nan dialami nan ada hubungannya dengan Hanania Travel dan proses endorse nan terjadi,” kata Andaru kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, para influencer tidak bayar biaya perjalanan umrah lantaran seluruh akomodasi diberikan oleh Hanania Travel sebagai bagian dari kerja sama promosi.
“Hanania Travel memberikan umrah kepada para influencer. Kemudian para influencer menjalani ibadah umrah secara cuma-cuma lantaran akomodasi tadi,” ujarnya.
Setelah menjalani ibadah umrah, para influencer mengunggah beragam konten perjalanan ke media sosial mereka. Unggahan tersebut menjadi bagian dari promosi untuk memperkenalkan Hanania Travel kepada masyarakat.
“Kemudian para influencer memberikan tanggapan dan membagikan momen perjalanan tersebut melalui media sosial mereka sebagai exposure,” jelas Andaru.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·