
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Instagram/gianni_infantino)
FEDERASI Sepak Bola Dunia (FIFA) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi berjudul guna meredam gelombang protes keras dari beragam konfederasi sepak bola dunia. Hal itu mengenai penjualan saham turnamen kepada penanammodal swasta alias nan lebih dikenal dengan program FIFA Forward Enterprise (FFE).
FFE adalah rencana FIFA membentuk anak perusahaan komersial senilai 20 miliar dolar AS alias sekira Rp360 triliun untuk mengelola kewenangan siar dan sponsor turnamen. Kebijakan ini viral lantaran berencana melepas sebagian saham ke penanammodal swasta dan memicu penolakan keras dari UEFA.
FIFA ketua Gianni Infantino berencana menjual sekira 20-30 persen saham komersial kewenangan siar, tiket, dan sponsor beragam turnamen termasuk Piala Dunia melalui FFE.
1. Ancaman Boikot UEFA
Menanggapi kebijakan baru itu, Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) secara resmi mengumumkan pada Kamis 30 Juli 2026, bahwa 55 negara anggotanya bakal memboikot Piala Dunia serta turnamen FIFA lainnya jika presiden FIFA, Gianni Infantino tetap memaksakan proposal kontroversial tersebut.
Tidak hanya Eropa, sebanyak 41 negara dari konfederasi CONCACAF juga dengan tegas menolak rencana nan digagas oleh kepemimpinan di bawah tekanan tersebut.
Presiden FIFA Gianni Infantino
Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melayangkan kritik tajam dan menyebut langkah FIFA mencoba meloloskan rencana ini sebagai tindakan nan sama sekali tidak dapat diterima.
Di tengah polemik ini, FIFA sebelumnya menetapkan pemisah waktu hingga 19 September agar 211 asosiasi anggotanya dapat menyetor biaya kilat sebesar 15 juta poundsterling alias sekira Rp363 miliar jika menyetujui proposal FFE (FIFA Forward Enterprise), dengan iming-iming suntikan biaya tambahan hingga 50 juta poundsterling sebelum 2038.
2. Bantahan Tegas dari Pihak FIFA
Menghadapi tekanan nan kian memuncak terhadap kepemimpinan Gianni Infantino nan menjabat sejak 2016, otoritas tertinggi sepak bola bumi tersebut langsung merilis pembelaan resmi melalui platform X (Twitter).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·