Ghost Rider Tampil Lebih Gelap dan Humanis di Marvel Cinematic Universe

Sedang Trending 13 jam yang lalu
Ryan Gosling bakal memerankan karakter Ghost Rider di MCU. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni

Marvel Studios akhirnya mengonfirmasi salah satu rumor terbesar nan telah beredar selama bertahun-tahun. Dalam panel Hall H di San Diego Comic-Con 2026, studio tersebut mengumumkan movie solo Ghost Rider nan dijadwalkan tayang pada 2028, dengan Ryan Gosling sebagai pemeran utama dan Shawn Levy sebagai sutradara. Pengumuman ini menjadi salah satu momen paling meriah dalam presentasi Marvel, berbarengan dengan sejumlah proyek besar lain seperti Black Panther 3 dan Avengers: Doomsday.

Kehadiran Gosling di atas panggung Hall H sekaligus mengakhiri spekulasi panjang fans mengenai siapa nan bakal memerankan Spirit of Vengeance di Marvel Cinematic Universe (MCU). Kevin Feige memperkenalkan Gosling diiringi lagu "Ghost Rider" dari band Suicide, sementara ribuan fans menyambutnya dengan tepuk tangan meriah.

Film tersebut bakal disutradarai Shawn Levy, nan sebelumnya sukses menggarap Deadpool & Wolverine. Sementara naskahnya ditulis Jonathan Tropper, nan juga bekerja sama dengan Levy dalam sejumlah proyek sebelumnya. Marvel belum mengungkap tanggal rilis pasti maupun perincian cerita, selain memastikan movie ini bakal meluncur pada 2028.

Pembawaan karakter Ghost Rider nan baru

Marvel juga memberikan gambaran baru mengenai pendekatan karakter Ghost Rider jenis Gosling. Jika penyesuaian sebelumnya nan dibintangi Nicolas Cage lebih menonjolkan tindakan supernatural dan nuansa komik klasik, jenis MCU disebut bakal mengeksplorasi bentrok jiwa Johnny Blaze secara lebih mendalam.

Dalam sesi panel Comic-Con, Shawn Levy menjelaskan bahwa Ghost Rider bukan sekadar pahlawan berkekuatan api neraka, tetapi sosok nan terus bergulat dengan kutukan nan mengendalikan hidupnya.

"Ini bukan sekadar kisah tentang laki-laki dengan tengkorak nan terbakar. Ini adalah cerita tentang seseorang nan setiap hari berjuang mempertahankan sisi kemanusiaannya, sembari memikul kegelapan nan tak terbayangkan," kata Levy nan sebelumnya mengarahkan Gosling di movie Deadpool and Wolverine.

Poster movie Ghost Rider. Foto: @ghostridermovie

Levy menambahkan bahwa movie ini bakal memadukan tindakan unik Marvel dengan komponen seram supernatural nan lebih kuat dibandingkan film-film MCU sebelumnya.

Ryan Gosling juga menyebut Johnny Blaze sebagai salah satu karakter Marvel nan paling kompleks lantaran berada di antara garis pahlawan dan antihero. Pendekatan tersebut membikin Ghost Rider terasa berbeda dari karakter MCU lainnya dan menjadi argumen utama dirinya menerima tawaran tersebut.

"Johnny Blaze bukan seseorang nan berupaya menjadi superhero. nan dia lakukan hanyalah memperkuat hidup dengan sosok nan sekarang melekat dalam dirinya," katanya.

Era Baru Ghost Rider di MCU

Ghost Rider pertama kali muncul di komik Marvel pada 1972 melalui karakter Johnny Blaze, seorang stunt rider nan menjual jiwanya kepada Mephisto demi menyelamatkan ayah angkatnya. Perjanjian itu membikin Blaze menjadi Spirit of Vengeance, sosok berkepala tengkorak berapi nan menghukum orang-orang berdosa menggunakan kekuatan Hellfire dan Penance Stare.

Karakter ini sebelumnya telah dua kali diangkat ke layar lebar melalui movie nan dibintangi Nicolas Cage pada 2007 dan Ghost Rider: Spirit of Vengeance pada 2012. Di semesta Marvel televisi, jenis Robbie Reyes juga sempat muncul dalam serial Agents of S.H.I.E.L.D.. Namun, proyek baru Marvel Studios ini menjadi debut resmi Ghost Rider di MCU layar lebar.

Pengumuman Ghost Rider menjadi salah satu sorotan utama Comic-Con tahun ini. Sejumlah analis industri menilai kehadiran Ryan Gosling dapat membantu menyegarkan kembali MCU setelah beberapa movie terbaru mencatat performa box office nan kurang konsisten.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan