Gerobak Sampah Mangkal di Trotoar Tendean, DLH DKI Buka Suara

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Sejumlah gerobak sampah terlihat berjejer di sisi Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan tampak memenuhi area trotoar hingga sebagian sisi badan jalan. Apa kata Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta?

Pantauan detikcom, Senin (31/8/2026) malam, terlihat sejumlah gerobak sampah berjejer di pinggir Jalan Kapten Tendean. Gerobak tersebut membawa muatan sampah nan ditutup menggunakan terpal maupun dibiarkan terbuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa gerobak tampak berada tepat di area trotoar. Kondisi tersebut terlihat di salah satu sisi jalan nan tetap dilalui kendaraan.

Keberadaan gerobak dan tumpukan sampah itu dikeluhkan pengguna jalan lantaran berada di area nan menjadi salah satu titik dengan kepadatan lampau lintas.

Merespons perihal itu, Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan letak tersebut memang digunakan sebagai titik transit gerobak dalam aktivitas pengangkutan sampah malam hari.

"Lokasi tersebut memang digunakan sebagai titik transit gerobak pada aktivitas pengangkutan sampah malam hari, sebelum sampah dipindahkan ke armada Compactor," kata Yogi saat dihubungi detikcom, Senin (31/8/2026).

Yogi mengaku keberadaan gerobak ketika arus lampau lintas tetap padat dapat mengganggu pengguna jalan maupun pedestrian. Karena itu, petugas diminta menyesuaikan waktu keluarnya gerobak.

"Namun kami memahami bahwa keberadaan gerobak pada saat arus lampau lintas tetap padat dapat mengganggu pengguna jalan dan pedestrian," ujarnya.

Yogi mengatakan petugas telah diarahkan agar gerobak baru keluar dan berkumpul ketika kondisi jalan lebih lengang. Hal itu dilakukan agar keberadaan gerobak tidak terlalu lama mengganggu lampau lintas dan pengguna trotoar.

"Kami sudah meminta petugas agar waktu keluarnya gerobak disesuaikan ketika kondisi jalan sudah lebih lengang, serta proses pemindahan sampah dilakukan secepat mungkin agar tidak terjadi penumpukan terlalu lama di lokasi," jelasnya.

Dia menambahkan, DLH DKI juga bakal mengevaluasi pengaturan operasional di titik tersebut.

"Kami juga bakal melakukan pertimbangan terhadap pengaturan operasional di titik tersebut agar pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan, tetapi tidak mengurangi kegunaan trotoar, mengganggu lampau lintas, maupun kenyamanan masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu, armada compactor dijadwalkan masuk ke letak sekitar pukul 23.00-01.00 WIB.

"Petugas gerobak swadaya juga sudah diarahkan agar baru keluar dan berkumpul setelah kondisi jalan lebih lengang, sehingga waktu tunggu dapat dipersingkat dan keberadaan gerobak tidak terlalu lama mengganggu arus lampau lintas maupun pengguna trotoar," pungkasnya.

(bel/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑