Wakil Ketua Komisi XIII DPR itu meminta kepala wilayah untuk konsentrasi menyejahterakan rakyat dan juga mengedepankan keteladanan dalam bersikap dan berbicara.
"Fokus ke tugas dan fungsinya sebagai kepala wilayah untuk menyejahterakan rakyatnya kan, dan memberikan keteladanan. Keteladanan dalam berbicara, keteladanan dalam bersikap, keteladanan dalam berkelakuan laku. Dan agar ini pelajaran bagi kita semua, saya pikir itu," ungkapnya.
Sugiat mengakui, kasus lagu tersebut sudah dibahas di lingkup partai, meski belum ada rapat umum alias balasan formal.
"Ya secara umum belumlah, tapi kan saya pikir pimpinan-pimpinan kami kan sering berkomunikasi baik secara informal dengan kader-kadernya, baik di legislatif maupun eksekutif. Saya pikir secara informal sudah, sudah diingatkan, disampaikan. Bukan hanya ke konteksnya ke Bupati Purwakarta, di setiap rapat-rapat kita kan juga kita selalu diingatkan untuk menjaga sikap, menjaga tingkah laku, menjaga bicara-bicara," kata dia.
Sebelumnya, lagu buatan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, berjudul 'Lalaki Langit' mendapatkan kritikan salah satunya dari anggita Komisi VIII DPR Atalia Praratya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·