Gerakan Ananda Bersinar Jadi Strategi Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI terus berupaya untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Berbagai strategi pun telah dijalankan, salah satunya melalui Gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti-Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika).

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan program ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai ancaman narkoba, tetapi juga membangun karakter, memperkuat ketahanan diri, meningkatkan kecakapan hidup (life skills), serta memperkuat peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.

Pihaknya menilai pencegahan kudu dilakukan sejak awal lantaran anak nan sehat secara bentuk dan memperoleh pendidikan nan baik tetap berisiko kehilangan masa depan andaikan tidak mempunyai keahlian untuk menolak penyalahgunaan narkotika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gerakan Ananda Bersinar kami rancang agar melangkah searah dengan agenda besar pembangunan sumber daya manusia nan dipimpin oleh Bapak Presiden. Sebab anak nan sehat secara fisik, tercukupi gizinya, memperoleh pendidikan nan baik, tetapi tidak mempunyai daya tangkal terhadap narkotika, tetap berada dalam akibat kehilangan masa depannya," kata Komjen Suyudi.

Untuk memperkuat ekosistem pencegahan, BNN juga melakukan kerjasama dengan Kementerian/Lembaga seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Kemendikdasmen).

Kolaborasi tersebut mendorong integrasi kurikulum anti-narkotika (KAN) ke dalam proses pembelajaran melalui mata pelajaran nan telah ada. Program tersebut diharapkan dapat menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk memahami ancaman penyalahgunaan narkotika.

"Kami juga menginisiasi penguatan aktivitas melalui Saka Narkotika alias Saka Anti-Narkotika," tutup Komjen Suyudi.

Sebagai info tambahan, BNN mencatat prevalensi nasional penyalahgunaan narkotika saat ini mencapai 2,11% alias sekitar 4,15 juta jiwa. Peningkatan terbesar berasal dari golongan usia 15-24 tahun nan merupakan generasi produktif sekaligus calon penggerak pembangunan nasional di masa depan.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News