Jakarta -
Ribuan masyarakat memadati area Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, pada Minggu (26/7), untuk mengikuti Gerak Hijau 2026, sebuah aktivitas kolaboratif nan membujuk masyarakat menerapkan style hidup sehat sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui beragam tindakan nyata.
Diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan support PT ANTAM (Persero) Tbk sebagai sponsor utama, Gerak Hijau mempertemukan pemerintah, bumi usaha, komunitas, dan masyarakat dalam semangat 'Gerak Bersama, Hijaukan Indonesia'.
Selain dihadiri oleh Diaz Hendropriyono Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, aktivitas ini juga didukung oleh beragam perusahaan dan organisasi nan mempunyai komitmen terhadap keberlanjutan, di antaranya Ballikin dan Rekosistem, nan menghadirkan beragam solusi pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beragam aktivitas diselenggarakan sepanjang acara, mulai dari Fun Walk, edukasi pengelolaan sampah, pagelaran UMKM, Junior Miners alias playground tematik pertambangan untuk anak, pembagian bibit cuma-cuma hingga kampanye style hidup berkepanjangan nan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bagian dari dukungannya terhadap Gerak Hijau, ANTAM memperkenalkan beragam inisiatif keberlanjutan nan mendorong partisipasi masyarakat, antara lain booth Antam untuk transaksi dan edukasi, program Bank Sampah Pintar untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui pengelolaan nan lebih modern, pembagian ribuan bibit pohon kepada masyarakat, serta penyerahan 5.000 bibit mangrove sebagai upaya mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir dan mitigasi perubahan iklim.
Direktur Utama PT ANTAM (Persero) Tbk, Untung Budiharto, mengatakan bahwa Gerak Hijau menjadi momentum untuk memperkuat kerjasama lintas sektor dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
"Perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah mini nan dilakukan bersama. Gerak Hijau menjadi ruang kerjasama nan mempertemukan pemerintah, bumi usaha, komunitas, dan masyarakat untuk bergerak berbareng menciptakan lingkungan nan lebih bersih, sehat, dan lestari. ANTAM merasa bangga dapat menjadi bagian dari aktivitas ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).
Melalui Gerak Hijau, masyarakat tidak hanya diajak berolahraga dan menikmati ruang publik, tetapi juga diperkenalkan pada beragam praktik sederhana nan dapat dilakukan sehari-hari, mulai dari memilah sampah, mendukung ekonomi sirkular, menanam pohon, hingga berkontribusi dalam pelestarian ekosistem pesisir.
Gerak Hijau diharapkan menjadi aktivitas berkepanjangan nan bisa menginspirasi semakin banyak pihak untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, bumi usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia nan lebih hijau dan berkelanjutan.
(anl/ega)
7 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·