Polrestabes Medan menangkap lima personil geng motor nan viral melakukan konvoi sembari membawa senjata tajam di Medan, Sumater Utara. Satu personil geng motor masuk daftar pencarian orang (DPO).
Adapun di dalam video nan beredar, geng motor itu tampak konvoi di siang hingga sore hari. Belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi menyampaikan, personil geng motor itu melakukan rolling sambil membawa senjata tajam dan mencari lawan.
Ada tiga letak konvoi personil geng motor tersebut, ialah berada di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia; Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal; dan Fly Over Brayan.
Lima personil geng motor diamankan adalah AR (16), MZAU (17), RAP (16), RS (18) dan MDA (18). Sedangkan satu DPO berinisial FA.
"Pada Sabtu 19 Juli 2026 pukul 20.40 WIB kami sukses menangkap beberapa personil Geng Motor berjulukan Partner Of Crime (POC). Mereka melakukan roling menggunakan senjata tajam di Jalan Kapten Sumarsono," katanya, Minggu (9/8).
Kronologi penangkapan berasal dari personil kepolisian nan sukses menangkap salah satu personil geng motor berjulukan AR di rumahnya nan berada di Jalan Bakti Luhur Nomor 125 Gang Jafar. Selanjutnya, dilakukan pengembangan dan sukses menangkap MAZU di rumahnya nan berada di Jalan Patriot Perumahan Kompleks Graha Patriot.
"Hasil pengembangan sukses mengamankan beberapa senjata tajam nan berada di samping rumah FA nan saat ini sebagai DPO. Namun pada saat di rumah dihalangi oleh Ibu terduga pelaku. Ternyata terduga pelaku sudah kabur dan tidak ada di rumah," terangnya.
Pengembangan kasus terus dilakukan. Hasilnya polisi menangkap RAP di rumahnya nan berada di Jalan Setia Luhur Gang Istiqoma. Selain itu, polisi juga sukses menangkap RS dan MDA nan sedang nongkrong di angkringan di Jalan Razak Baru Gatot Subroto.
"Anggota geng motor dan peralatan bukti senjata tajam diamankan ke Mako Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.
"Hasil Interogasi mengungkap nama Geng Motornya adalah Partner Of Crime (POC) nan beranggotakan siswa SMK di Medan," lanjut dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·