Genap Berusia 80 Tahun, Cher Tetap Menjadi Simbol Perempuan Kuat dan Mandiri

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Genap Berusia 80 Tahun, Cher Tetap Menjadi Simbol Perempuan Kuat dan Mandiri Cher(Instagram)

PENYANYI legendaris Cher merayakan ulang tahunnya nan ke-80, Rabu (20/5). Sepanjang kariernya nan membentang selama beberapa dekade, diva pop pemenang Emmy, Grammy, dan Oscar ini selalu dikenal sebagai sosok wanita handal nan tidak pernah meminta maaf atas kekuatan dan kemandirian nan dimilikinya.

Sejak awal kariernya, Cher tidak pernah ragu membahas dinamika gender. Pada 1978, di tengah masa lajangnya setelah berpisah dari Gregg Allman dan pernikahan pertamanya dengan Sonny Bono, Cher sempat membagikan pandangannya tentang kebebasan perempuan.

"Membakar bra dan dibebaskan adalah satu hal, tetapi betul-betul merasakannya adalah perihal lain," ujar Cher saat itu.

Mengenai masa depan di mana kedua kelamin betul-betul setara, Cher membayangkan, "Ketika semua orang setara, laki-laki bakal bisa menangis dan meminta petunjuk arah di pom bensin dan melakukan segala macam perihal nan menyenangkan."

Pada akhir tahun 1980-an, ketika sempat dituding sebagai sosok nan haus kekuasaan, Cher berbincang blak-blakan mengenai hubungannya dengan konsep kekuasaan itu sendiri.

"Saya tidak mau bermain 'kekuasaan'," katanya. "Saya mau bermain 'kerja', bermain 'integritas'. Saya mau bermain, 'Jika Anda tidak mengusik saya, saya bakal menjadi orang nan luar biasa dan kita bakal bersenang-senang, dan jika Anda mengusik saya, saya bakal membunuhmu.' Kekuasaan nan saya miliki seperti kata bahasa Prancis untuk kekuasaan — pouvoir, nan juga merupakan kata kerja 'mampu untuk'. Itulah nan saya miliki."

Meskipun prinsip hidupnya sangat dikagumi kaum feminis, Cher menegaskan bahwa semua itu murni landasan moral pribadinya, bukan lantaran persoalan kelamin belaka. Ia juga menyatakan tidak beriktikad untuk menjadi "stiker bumper bagi pembebasan perempuan."

"Saya menghormati orang-orang, apa pun nan mereka lakukan," lanjutnya. "Tetapi ada beberapa orang nan salah mengira kebaikan sebagai kelemahan. Jangan lakukan kesalahan itu pada saya."

"Ibu, Akulah Pria Kaya Itu"

Prinsip hidup nan dipegang Cher lahir dari kombinasi pengalaman pribadinya dan sang ibu, Georgia Holt. Uniknya, sang ibu justru sempat berambisi agar Cher tumbuh dewasa dan menikah dengan laki-laki mapan nan bisa merawatnya.

Dalam wawancara terkenalnya pada 1995 berbareng Pat Kenny di Irlandia, Cher menceritakan kembali perbincangan ikonik antara dirinya dan sang ibu nan sekarang melegenda di budaya populer.

"Ibu saya berkata, 'Cher, ketika Anda bertambah tua, saya berambisi Anda sigap bertambah tua sehingga Anda bisa mapan dan menikah dengan laki-laki kaya.' Dan saya berkata, 'Ibu, akulah laki-laki kaya itu.' Anda tahu? Seperti saya tidak kudu menikahi laki-laki kaya."

Meski mengakui bahwa mempertahankan pekerjaan besar di usia senja tidaklah mudah, Cher tetap berterima kasih atas apresiasi nan terus dia terima dari para penggemarnya.

"Bisa melelahkan menjadi Cher, terutama ketika Anda sudah lebih tua dan Anda tetap melakukan perihal nan sama," ungkapnya pada tahun 2018. "Tetapi saya tetap bersenang-senang. Memiliki stamina, dan juga mempunyai penonton ... Anda lupa bahwa orang-orang hanya melakukan pekerjaan biasa nan tidak mendapatkan tepuk tangan." (People/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia