Jakarta, CNN Indonesia --
Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Satu penduduk dilaporkan meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung saat gempa terjadi.
Korban meninggal bumi diketahui berjulukan Wiwi Putri Thabha (29), wanita asal Dusun II, Desa Bugis, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong.
"Iya, berasas laporan sementara, korban diduga meninggal akibat serangan jantung," kata Kepalq Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto dalam keterangannya, Minggu (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong nan diterima BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, gempa terjadi pada pukul 00.28 WITA.
Pusat gempa berada di koordinat 0,25 derajat Lintang Utara dan 120,22 derajat Bujur Timur, alias sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong.
"Hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami," ujarnya.
Selain itu, gempa juga dilaporkan menyebabkan kerusakan pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong.
"Kerusakan berupa bagian plafon serta tembok kuda-kuda bangunan. BPBD juga mencatat terjadi satu kali gempa susulan dengan magnitudo 2,2 pada pukul 01.27 WITA," jelasnya.
Hingga saat ini, kata Asbudianto bahwa jumlah penduduk nan mengungsi akibat gempa tersebut tetap dalam pendataan. Begitu pula dengan kebutuhan mendesak dan kerusakan lainnya tetap terus dihimpun oleh petugas di lapangan.
"Pendataan kerusakan dan akibat tetap terus dilakukan," katanya.
Petugas BPBD berbareng Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan asesmen serta berkoordinasi untuk memastikan kondisi masyarakat dan akibat gempa.
(mir/mik)
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·