Heboh seorang warga negara Aljazair inisial BZ (30) kungkum alias berendam di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Petugas pemadam kebakaran (damkar) turun tangan mengevakuasi laki-laki tersebut.
Peristiwa itu terjadi Minggu (30/8) malam. Lewat sebuah video nan diterima detikcom, BZ tampak asik berendam di Danau Sunter. Terdengar petugas damkar berkomunikasi dengan WNA itu saat proses pemindahan terjadi.
"Ini bukan masalah waktu, ini bukan masalah tengah malam. Ini masalah peraturan. Danau ini tidak boleh dipakai untuk berenang," kata petugas damkar dalam bahasa Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas damkar meminta BZ mematuhi aturan. Dalam percakapan keduanya, terdengar juga pembahasan mengenai ritual.
"Jadi, jika Anda menghormati patokan kami, Anda kudu ikut berbareng kami. Sekarang juga, Anda kudu ikut dengan kami," kata petugas damkar
"Tidak, kita bisa bicara tentang ini, tentang kepercayaan alias ritual Anda, di tempat lain, bukan di pinggir waduk ini," sambungnya.
Diserahkan ke Imigrasi
Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan pemindahan ini dilakukan setelah mendapat laporan masyarakat pada Minggu (30/8) malam, pukul 18.00 WIB, mengenai seorang penduduk asing nan tengah berendam di Danau Sunter.
Warga meminta support agar penduduk asing itu dievakuasi lantaran aksinya dinilai rawan dan dapat menakut-nakuti keselamatannya. Gatot mengatakan proses pemindahan laki-laki Aljazair itu bisa dilakukan setelah negosiasi lama. Evakuasi selesai pukul 21.41 WIB.
"Kami sukses mengevakuasi penduduk asing tersebut pada Minggu malam pukul 21.41 WIB setelah dilakukan perbincangan dan negosiasi panjang," kata Gatot Sulaeman, dilansir Antara, Senin (31/8).
Proses pemindahan melibatkan petugas Imigrasi dan TNI-Polri. Setelah dievakuasi, WNA tersebut diserahkan ke petugas Imigrasi.
"WNA sukses dievakuasi dalam keadaan kondusif dan sudah dibawa oleh pihak Imigrasi," kata Gatot.
Dalih 'Ritual'
WN Aljazair itu berendam di Danau Sunter dengan argumen sedang menjalankan ritual spiritual. BZ dua kali dievakuasi dari Danau Sunter pada hari nan sama, Minggu (30/8) kemarin.
"WNA Aljazair sedang melaksanakan ritual kepercayaannya dengan langkah berendam di dalam air, nan dimulai pada siang hari dan diamankan oleh dinas sosial. Kemudian, WNA tersebut melakukan kembali aksinya pada sore hari sampai pukul 21.41 WIB," kata Gatot.
Sosok BZ Diungkap Imigrasi
Imigrasi mengungkap BZ merupakan investor. BZ diketahui mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dengan kedudukan investor.
"Jadi saat nama WNA itu dimasukkan ke sistem dan foto dicocokkan, muncul info bahwa WNA tersebut pemegang KITAS dan jabatannya investor," kata Kepala Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Tanjung Priok, Yuris Setiawan dilansir Antara.
Yuris menuturkan WNA tersebut tidak mengantongi paspor maupun arsip pendukung lainnya saat diperiksa di instansi Imigrasi. Kini Imigrasi tengah mengecek WNA tersebut.
Ia juga memastikan BZ bukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Bukan ODGJ, WNA ini diajak ngobrol nyambung kok," katanya.
Yuris menduga laki-laki asal Aljazair ini dalam keadaan kekecewaan sehingga terbenak di pikirannya untuk melakukan ritual berendam tersebut. Yuris mengungkap, BZ mengaku melakukan ritual itu dengan tujuan memancing perhatian penduduk maupun petugas agar dapat pulang kembali ke negaranya.
"Terkait tindakan nan dilakukan WNA tersebut di Danau Sunter, diduga sengaja dilakukan untuk menarik simpati orang dan petugas," kata dia.
(eva/rfs)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·