Baku tembak terjadi antara petugas kepolisian dan pelaku penembakan di pemukiman penduduk di Cote des Neiges, Montreal, Kanada, pada Senin siang bolong.
Baku tembak terjadi antara petugas kepolisian dan pelaku penembakan di kota Cote des Neiges, Montreal, Kanada, pada Senin (22/6/2026) siang waktu setempat. Polisi dan pelaku nan terlibat dalam baku tembak tersebut tewas. Sementara seorang polisi lainnya dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit. (REUTERS/Peter McCabe)
Polisi saat ini tengah memeriksa sebuah manifesto nan disebut-sebut berisi lebih dari 100 laman nan mereka yakini ditulis oleh pelaku penembakan. Menurut sumber penegak hukum, manifesto tersebut dilaporkan menganut "ideologi incel". Incel adalah singkatan dari "involuntary celibate" (selibat nan tidak disengaja) dan ideologi misoginistiknya telah dikaitkan dengan beberapa serangan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir. (REUTERS/Peter McCabe)
Côte-des-Neiges adalah area perumahan modern nan lebih tenang. Distrik ini beragam, dengan kantong-kantong nan sangat dipengaruhi oleh budaya, institusi, dan kehidupan sehari-hari Yahudi. Penembakan nan terjadi siang hari membikin penduduk panik. (REUTERS/Peter McCabe)
Kepolisian Montreal mengidentifikasi petugas nan gugur sebagai Mohamed Lamine Benredouane, 34 tahun, nan telah menjadi petugas polisi di departemen tersebut sejak 2021. Ini adalah penembakan fatal pertama terhadap seorang petugas di kota itu dalam 24 tahun, kata Menteri Keamanan Dalam Negeri Quebec, Ian Lafrenière. Pihak berkuasa belum mengidentifikasi korban lainnya alias pelaku penembakan, nan menurut polisi bertindak sendirian. (REUTERS/Peter McCabe)
"Seorang petugas kedua dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, tetapi sekarang kondisinya stabil," kata Kepala Kepolisian Montreal, Fady Dagher, dalam konvensi pers. "Satu penduduk sipil mengalami luka ringan." (REUTERS/Peter McCabe)
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·