Gedung Putih Hapus Gim Build The Wall Usai Protes Hak Cipta Tetris

Sedang Trending 4 jam yang lalu
Gedung Putih Hapus Gim Build The Wall Usai Protes Hak Cipta Tetris Gim Build The Wall(whitehouse.gov)

GEDUNG Putih secara resmi menghapus permainan bergaya Tetris berjudul Build The Wall dari situs web resminya. Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah The Tetris Company menyatakan keberatan atas penggunaan kemiripan permainan ikonik tersebut tanpa izin.

Permainan tersebut, nan menantang pemain untuk menyusun balok demi membangun tembok guna "melindungi perbatasan", merupakan satu dari lima permainan arkade nan sempat muncul di situs resmi pemerintah Amerika Serikat.

Namun, pada 4 September, akun resmi Tetris di platform X menegaskan bahwa perusahaan tidak terlibat dalam pembuatan gim tersebut dan menyatakan komitmen serius terhadap perlindungan hak cipta.

"Di Tetris, kami percaya pada kekuatan hubungan dan menyatukan orang-orang, bukan memecah belah mereka," ungkap pihak perusahaan dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi mengenai argumen penghapusan tersebut.

Daftar Permainan Arkade di Situs Gedung Putih

Meskipun Build The Wall telah dihapus, beberapa permainan lain nan mengadaptasi sistem gim terkenal tetap tersedia di bagian mini-game situs tersebut. Berikut adalah detailnya:

Nama Game Inspirasi Mekanik Deskripsi Konten
Build The Wall Tetris Menyusun balok untuk membangun tembok perbatasan (Sudah Dihapus).
Flappy Bill Flappy Bird Mengendalikan burung elang botak menghindari monumen di National Mall.
Rio Run Snake Patroli di sepanjang sungai; menampilkan jumlah orang nan "dideportasi".

Kritik dan Kontroversi Budaya Video Game

Penggunaan komponen gim video dalam pesan politik pemerintahan Trump menuai kritik tajam dari beragam pihak. Senator Demokrat dari Connecticut, Matt Lesser, menyindir prioritas pemerintah dengan menyoroti tingginya nilai minyak pemanas di saat situs resmi pemerintah justru menampilkan permainan video.

Ini bukan pertama kalinya Gedung Putih bersenggolan dengan industri gim. Berikut adalah beberapa catatan kontroversi penggunaan kekayaan intelektual game oleh pihak administrasi:

  • Halo (Oktober 2025): Penggunaan gambar AI Presiden Trump nan mengenakan baju zirah dari gim Halo.
  • Halo (Maret): Video serangan militer di Iran nan menggunakan klip bunyi tokoh Master Chief. Pengisi bunyi Steve Downes mengecam keras penggunaan suaranya untuk apa nan dia sebut sebagai "pornografi perang nan menjijikkan".
  • Pokémon (Maret): The Pokémon Company International mengkritik penggunaan karakter Pikachu dalam meme politik "Make America Great Again".

The Tetris Company sendiri mempunyai rekam jejak nan kuat dalam mempertahankan kewenangan cipta mereka. Pada 2012, mereka sukses memenangkan gugatan terhadap developer game iPhone "Mino" nan dianggap meniru tampilan dan nuansa permainan penyusun balok tersebut. (bbc/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia