Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mempercepat program proyek pengolahan sampah nasional. Jika sebelumnya memerlukan waktu bertahun-tahun, sekarang prosesnya dipangkas drastis.
Langkah ini dilakukan melalui penyederhanaan izin dan percepatan penunjukan badan usaha. Dampaknya mulai terlihat dari sejumlah proyek nan sudah masuk tahap konstruksi.
"Dalam waktu enam bulan sejak ditetapkan, sudah ada tiga letak nan masuk tahap konstruksi, termasuk Bandung, Bali, dan Bogor," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di instansi Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).
Percepatan ini merupakan bagian dari strategi nasional nan lebih luas. Pemerintah menargetkan cakupan wilayah nan jauh lebih besar dari Jakarta. Jumlah letak nan sedang disiapkan terus bertambah.
"Ada 14 letak lagi nan sudah kami putuskan, ditambah lima letak nan tetap dalam tahap persiapan," katanya.
Program ini tidak hanya menyasar kota besar, tetapi juga area aglomerasi nan mempunyai volume sampah tinggi. "Cakupan ini mencakup sekitar 71 kabupaten kota nan bakal dipercepat penyelesaiannya dalam enam bulan," jelasnya.
Ia menekankan bahwa perubahan ini sangat kontras dibandingkan sebelumnya. "Dulu bisa sampai 11 tahun, sekarang kita percepat menjadi enam bulan untuk proses awalnya," ungkap Zulhas.
(hoi/hoi)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·