RCTI
, Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |11:45 WIB

Asap dari kebakaran rimba dan lahan di Kalimantan telah mengepung Manila, Filipina. (Foto: Seputar iNews RCTI)
JAKARTA - Asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantanmenyebar hingga ke Manila, Filipina, memicu kualitas udara kota metropolitan itu memburuk. Kabut asap tebal juga membikin langit negara tetangga ini tertutup lapisan abu-abu.
Rekaman dari Quezon City, Mandaluyong City, dan San Juan City memperlihatkan pemandangan gedung serta garis alam nan tertutup kabut. Warga Filipina kudu menghadapi akibat polusi akibat asap nan terbawa angin dari wilayah Kalimantan.
Badan Lingkungan Filipina, sebagaimana diberitakan Seputar iNews dikutip Kamis (3/9/2026) menyebut kabut asap tersebut mengandung kadar PM2.5 tinggi, ialah partikel polusi berukuran sangat mini nan dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Ahli meteorologi dari University of the Philippines menjelaskan, asap karhutla Kalimantan terbawa oleh angin muson barat daya nan saat ini menguat akibat pengaruh sistem cuaca di sekitar Filipina.
Kondisi ini membikin asap kebakaran di Indonesia bergerak melintasi wilayah hingga mencapai beberapa area di Filipina. Otoritas setempat memperkirakan kabut asap dapat memperkuat selama beberapa hari selama kebakaran tetap berjalan dan pola angin belum berubah.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·