Gas Meledak di Tambang Batu Bara China, 90 Orang Dilaporkan Tewas

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Awaludin , Jurnalis-Sabtu, 23 Mei 2026 |14:18 WIB

Gas Meledak di Tambang Batu Bara China, 90 Orang Dilaporkan Tewas

Ledakan (foto: freepik)

JAKARTA - Sedikitnya 90 orang tewas dalam ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu, Kabupaten Qinyuan, Provinsi Shanxi, China, Jumat 22 Mei 2026 waktu setempat. Insiden ini menjadi salah satu musibah pertambangan paling mematikan di China dalam lebih dari satu dasawarsa terakhir.

Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (23/5/2026). Media pemerintah China melaporkan, sebanyak 247 pekerja berada di bawah tanah saat ledakan terjadi dan menghancurkan area tambang.

Hingga kini, operasi pengamanan tetap terus berlangsung. Tim darurat dikerahkan untuk mencari kemungkinan korban selamat di tengah kondisi letak nan berbahaya.

Sejumlah laporan menyebut ledakan terjadi tak lama setelah muncul peringatan kadar karbon monoksida nan melampaui pemisah kondusif di area tambang.

Menurut laporan stasiun televisi pemerintah CGTN, pihak nan bertanggung jawab atas pengawasan tambang telah ditangkap sementara abdi negara melakukan penyelidikan mengenai penyebab ledakan.

Presiden Xi Jinping langsung meminta seluruh otoritas di China menjadikan tragedi tersebut sebagai pelajaran serius untuk memperketat standar keselamatan kerja.

“Semua wilayah dan departemen kudu mengambil pelajaran dari kecelakaan ini, tetap waspada terhadap keselamatan kerja, melakukan investigasi menyeluruh, memperbaiki beragam akibat dan ancaman tersembunyi, serta mencegah terjadinya kecelakaan besar,” kata Xi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com