Ilustrasi.(Magnific)
DI tengah pasar kerja nan menantang, banyak pekerja mulai mengevaluasi kembali makna kesuksesan. Berdasarkan survei Gallup pada Maret lalu, sekitar 69 persen pekerja menyebut penghasilan dan tunjangan nan lebih tinggi sebagai argumen utama mencari posisi baru. Namun, para mahir memperingatkan bahwa cek penghasilan nan besar tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas hidup nan lebih baik.
Trevor Houston, CEO ClearPath Wealth Strategies, mengungkapkan ada tren orang mulai bertanya tentang biaya yang kudu mereka bayar secara personal, bukan sekadar finansial. "Karier Anda semestinya melayani hidup Anda, bukan menggantikannya," ujarnya.
Berikut lima pekerjaan dengan penghasilan tinggi tetapi mempunyai akibat beban kerja nan sering kali melampaui faedah finansialnya.
1. Pemimpin Korporat Senior
Menjabat sebagai Senior Vice President mungkin menawarkan kepuasan dalam pengambilan keputusan besar dengan median penghasilan mencapai US$105.350 (sekitar Rp1,9 miliar). Namun, posisi ini sering kali menjadi perangkap borgol emas (golden handcuffs).
Banyak pemimpin senior merasa capek lantaran tuntutan nan tidak pernah berhujung dan tekanan untuk selalu siaga. Dampaknya adalah kesehatan mental, fisik, dan hubungan family nan dikorbankan demi status dan gaji. Sering kali, mereka merasa terjebak lantaran style hidup nan dibangun susah ditopang jika mereka pindah ke peran dengan tekanan lebih rendah tetapi gaji lebih kecil.
2. Pengemudi Truk Komersial
Pekerjaan ini bisa menghasilkan hingga US$100.000 (sekitar Rp1,8 miliar) per tahun tanpa memerlukan gelar sarjana. Meski terlihat menggiurkan, akibat fisiknya sangat besar.
Andrew Brown, CEO Immediate Movers and Storage, menyebut bahwa pengemudi rata-rata duduk selama 10 hingga 14 jam tanpa bergerak. Ini dapat menyebabkan kerusakan tubuh secara perlahan.
Selain itu, transportasi merupakan salah satu pekerjaan paling rawan dengan tingkat fatalitas tinggi. Waktu nan dihabiskan jauh dari family selama hari libur alias akhir pekan sering kali menjadi biaya sosial nan tidak terhitung dalam bayaran per jam mereka.
3. Mitra di Firma Hukum Besar
Menjadi mitra di firma norma elite bisa menghasilkan pendapatan hingga US$9,3 juta per tahun. Namun, prestise ini dibayar dengan jam kerja nan sadis demi memenuhi sasaran jam tagihan (billable hours). Jadwal on-call nan menghancurkan keseimbangan hidup membikin pengacara kudu bekerja di malam hari, akhir pekan, apalagi saat liburan.
Loren Margolis, seorang pembimbing eksekutif, mencatat bahwa kepuasan dari hadiah eksternal ini sigap memudar ketika seseorang menyadari bahwa mereka hanya mempunyai kehidupan kerja, tanpa kehidupan rumah tangga alias hobi.
4. Konsultan Manajemen
Dengan penghasilan awal untuk lulusan MBA di firma besar seperti McKinsey alias BCG mencapai US$260.000 hingga US$285.000 (sekitar Rp5 miliar), pekerjaan ini sangat kompetitif. Namun, tingkat perputaran tenaga kerja (turnover) sangat tinggi; sekitar 43 persen tenaga kerja di firma top memperkuat kurang dari dua tahun.
Keamanan kerja sangat berjuntai pada promosi sigap dan kesediaan untuk bekerja 60 hingga 70 jam seminggu. Selain itu, kehadiran kepintaran buatan (AI) mulai menggerus pekerjaan kajian nan biasanya dilakukan oleh konsultan junior, menambah ketidakpastian di sektor ini.
5. Bankir Investasi
Gaji rata-rata bankir investasi berada di nomor US$127.933 (sekitar Rp2,3 miliar), tetapi lingkungan kerjanya sangat sadis dengan budaya up-or-out (naik kedudukan alias keluar). Dibutuhkan waktu setidaknya 10 tahun untuk mencapai posisi Managing Director, tetapi kebanyakan mengalami burnout sebelum mencapainya.
Selain tekanan mental, volatilitas pasar membikin pendapatan mereka tidak pasti. Jika seorang Managing Director kandas membawa kesepakatan besar (big deal), mereka bisa mengalami tahun dengan pendapatan nan sangat rendah meskipun bekerja dengan intensitas tinggi.
Catatan Redaksi: Memilih pekerjaan bukan hanya soal nomor di atas kertas. Penting untuk mempertimbangkan keberlanjutan jangka panjang terhadap kesehatan mental dan hubungan individual sebelum mengejar posisi dengan penghasilan tinggi. (The Independent/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·