
Dua pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin berbareng Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)
FLORENCE – Pembalap Tim Aprilia Racing, Jorge Martin, secara ksatria mengakui kelebihan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, nan tampil luar biasa dan keluar sebagai pemenang dalam balapan utama MotoGP Italia 2026, pada Minggu 31 Mei 2026. Martin merasa Bezzecchi tampil begitu hebat, namun perihal tersebut membuatnya semakin termotivasi untuk mengalahkan rekan setimnya tersebut.
Hasil pada balapan di Sirkuit Mugello, Italia itu pun sekaligus menyudahi puasa kemenangan Bezzecchi dalam tiga seri terakhir. Berkat hasil sempurna di hadapan publiknya sendiri, pembalap asal Italia tersebut sukses memperlebar jarak kelebihan di puncak klasemen menjadi 17 poin di atas Martin nan membuntuti di posisi kedua.
1. Kalah Cepat dari Rekan Setim
Akhir pekan kemarin, Jorge Martin sempat diawali dengan catatan impresif setelah dia sukses mengungguli Bezzecchi dengan finis kedua di sesi Sprint Race, tepat di belakang Raul Fernandez. Namun, situasi berubah drastis saat balapan utama sepanjang 23 putaran dimulai.
Meskipun kedua penunggang Aprilia RS-GP ini sempat berkompetisi ketat saling berdampingan di lap pembuka, ritme balapan perlahan diambil alih oleh Francesco Bagnaia nan menyalip keduanya. Bezzecchi kemudian mengamuk dan merebut kembali posisi terdepan pada lap ke-13.
Martin sejatinya sempat ikut melewati Bagnaia untuk mengamankan posisi kedua, namun dia sama sekali tidak bisa mengejar kecepatan Bezzecchi hingga akhirnya menyentuh garis finis dengan selisih jarak nan cukup jauh, ialah 3,6 detik.
Jorge Martin berbareng Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)
"Masih ada beberapa area di mana saya kudu berbenah. Marco lebih sigap dari kami. Saya rasa hari ini bukan kombinasi nan sempurna antara saya dengan motor,” ujar Martin, mengutip dari Crash, Senin (1/6/2026).
“Saya sempat kesulitan di beberapa bagian. Namun bagaimanapun juga, saya sukses finis kedua. Ketika saya menyalip Bagnaia, saya sempat berpikir mempunyai kesempatan untuk mengejar Marco, tetapi dia mempunyai satu gigi lebih tinggi (lebih cepat) daripada saya hari ini," tambahnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·