
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
PEMBALAP Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia resmi berasosiasi ke Aprilia Racing mulai MotoGP 2027. Rider asal italia itu pun langsung diikat dengan perjanjian jangka panjang berdurasi empat tahun, nan berfaedah Pecco –sapaan berkawan Bagnaia– bakal mengendarai motor RS-GP hingga musim 2030.
“BERITA TERBARU: Francesco Bagnaia menandatangani perjanjian dengan Aprilia,” bunyi laporan resmi dari MotoGP, dikutip Kamis (25/6/2026).
Langkah ini menandai akhir dari perjalanan panjang Bagnaia berbareng Ducati, pabrikan nan dia bela sejak debutnya di kelas premier berbareng Pramac hingga tim pabrikan Lenovo. Bersama pabrikan Bologna tersebut, Pecco sukses mengukir sejarah dengan menjadi juara bumi pada tahun 2022 dan 2023.
Namun, mulai tahun 2027, Bagnaia bakal membuka lembaran baru dan berduet dengan sahabat dekatnya sekaligus pemimpin klasemen saat ini, Marco Bezzecchi, untuk membentuk duet murni Italia di kandang mobil Aprilia.
1. Alasan Gabung Aprilia
Keputusan Bagnaia untuk hengkang sebenarnya sudah bulat sejak tes pramusim terakhir di Buriram, Thailand, meskipun pengumuman resminya sempat tertunda akibat negosiasi perjanjian antara MSMA dan MotoGP. Musim lampau menjadi momen nan susah bagi Pecco setelah posisinya di Ducati mulai terganggu akibat kehadiran Marc Marquez.
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Belum lagi performanya nan kurang maksimal berbareng motor GP25 hingga membikin Bagnaia terlempar ke ranking kelima klasemen akhir. Ketika rumor berembus bahwa Pedro Acosta bakal ditarik oleh Ducati untuk mendampingi Marquez, Pecco dihadapkan pada beberapa pilihan, mulai dari turun ke tim satelit VR46 hingga menyeberang ke Yamaha alias Aprilia.
Keputusannya memilih Aprilia terbukti sangat visioner, mengingat pabrikan Noale tersebut saat ini tengah merajai kejuaraan bumi dengan memimpin klasemen pembalap, tim, dan manufaktur, mengungguli kekuasaan Ducati.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·