Jumlah korban tewas akibat serangan peledak di barat daya Kolombia meningkat menjadi 20 orang pada Senin (27/4/2026), sementara 38 lainnya terluka, termasuk lima anak-anak. Ledakan terjadi di Jalan Raya Pan-Amerika, tepatnya di wilayah Cajibio, nan menghubungkan Popayan dan Cali.
Menurut otoritas setempat, bom ditanam di badan jalan dan meledak saat dilintasi kendaraan, meninggalkan kawah besar serta menghancurkan puluhan kendaraan di letak kejadian.
Pemerintah melalui Menteri Pertahanan Pedro Sanchez menyalahkan Estado Mayor Central, faksi pembangkang dari jejak golongan gerilya FARC nan menolak kesepakatan tenteram 2016.
Serangan ini menjadi salah satu nan paling mematikan dalam beberapa pekan terakhir dan terjadi menjelang pemilihan presiden, meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan di area tersebut.
Dalam dua hari terakhir, antara Jumat dan Sabtu, tercatat sedikitnya 26 serangan di wilayah Cauca dan Valle del Cauca. Di antaranya termasuk dua serangan peledak mobil nan menargetkan instalasi militer di Cali dan Palmira.
Presiden Gustavo Petro, nan masa jabatannya bakal segera berakhir, selama ini mendorong kebijakan “perdamaian total” melalui negosiasi dan gencatan senjata dengan golongan gerilya. Namun, rentetan serangan terbaru ini dinilai menjadi tantangan besar bagi upaya tersebut.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·