Pemanfaatan daya panas bumi oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Melalui penemuan Geothermal Dry House, panas bumi dimanfaatkan untuk mengeringkan biji kopi. Teknologi ini memangkas waktu pengeringan dari hingga 45 hari saat musim hujan menjadi hanya tiga hingga 10 hari, sekaligus menjaga kualitas biji kopi tetap konsisten.
Program tersebut dijalankan berbareng tiga golongan tani, ialah Ecovill, Akkar, dan Penyoeka Kopi, serta telah memberdayakan sekitar 320 family petani kopi.
Berkat proses pascapanen nan lebih sigap dan higienis, kualitas Kopi Arabika Kamojang meningkat sehingga bisa menembus pasar internasional di area Asia dan Eropa dengan volume ekspor mencapai sekitar 20 ton per tahun.
Inovasi ini menjadi contoh pemanfaatan daya terbarukan nan tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·