Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Minggu, 11 Oktober 2026 |13:25 WIB

Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest. (Foto: dok Mei Sada Sirait/Okezone)
JAKARTA - Bagaimana jadinya jika kue beras tradisional Korea dipadukan dengan wedang ronde unik Indonesia? Kreasi itulah nan dibawa Livia berbareng timnya dalam babak final Sweet Connection: Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest di Cook & Bake City, SCBD, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Dalam kejuaraan nan diikuti 10 tim finalis tersebut, Livia dan rekannya mengolah dessert berjulukan Songpyeon Red Ginger. Hidangan ini memadukan inspirasi songpyeon dari Korea dengan cita rasa wedang ronde nan berkawan di lidah masyarakat Indonesia.
Livia menjelaskan, songpyeon merupakan kue beras tradisional Korea. Sementara itu, unsur Indonesia dalam kreasi timnya diambil dari wedang ronde, minuman hangat nan identik dengan bola-bola bertekstur kenyal serta kuah jahe.
“Jadi hari ini kita lagi bikin Songpyeon Red Ginger. Jadi songpyeon itu adalah kue beras tradisional Korea. Red ginger-nya itu kita ambil dari kita fusion jadi wedang ronde,” kata Livia saat ditemui di letak acara.
Ia mengatakan corak bulat pada ronde menjadi salah satu inspirasi dalam penyajian dessert tersebut. Timnya juga menggunakan kuah wedang ronde untuk memperkuat unsur kuliner Indonesia dalam kreasi nan mereka buat.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·