
FIFA resmi membatalkan rencana menjual kewenangan komersial Piala Dunia ke swasta (Foto: Instagram/@gianni_infantino)
PRESIDEN FIFA, Gianni Infantino, akhirnya menyatakan rencana menjual kewenangan komersial Piala Dunia ke pihak swasta, dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah mendapat tentangan dari beragam konfederasi.
Sebelumnya, badan sepakbola bumi itu berencana membentuk FIFA Forward Enterprise dengan nilai USD20 miliar (setara Rp360 triliun). Wacana lainnya apalagi lebih kontroversial.

FIFA juga berencana melepas lebih dari 20 persen saham perusahaannya kepada penanammodal swasta demi memperoleh biaya segar. Menurut taksiran, harganya mencapai USD4,2 miliar (setara Rp75 triliun).
1. Kecaman
Rencana komersialisasi itu jelas dikecam oleh beragam pihak. UEFA, alias konfederasi Eropa, jadi pihak nan paling depan menentang serta sigap mengeluarkan pernyataan tegas menolak.
Setelah dikecam beragam pihak, FIFA akhirnya melunak. Mewakili organisasinya, Infantino menyatakan rencana menjual kewenangan komersial Piala Dunia itu dibatalkan.
"Setelah mendengarkan dengan saksama seluruh pandangan nan ada, menjadi jelas proyek ini telah menciptakan perpecahan, terlepas dari tingkat support nan ada, tidak lagi sesuai dengan tujuan awal nan ditetapkan," ujar Infantino, dikutip dari rilis resmi FIFA, Sabtu (1/8/2026).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin bola lainnya
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·