
Unhas
JAKARTA – Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) tengah menyiapkan pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Advokat (PPA). Program baru ini dirancang untuk memperkuat pendidikan pekerjaan norma dengan memadukan penguasaan pengetahuan norma dan keahlian praktik.
Persiapan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) nan digelar FH Unhas berbareng PERADI Profesional pada Jumat (18/9/2026). Forum tersebut menjadi bagian dari proses pematangan rancangan kurikulum dan tata kelola program studi sebelum nantinya dapat diselenggarakan.
Dekan FH Unhas Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P. mengatakan, penyusunan program studi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi persyaratan administratif. Pendidikan pekerjaan advokat, kata dia, kudu bisa membentuk lulusan nan mempunyai keahlian akademik sekaligus keahlian profesional.
“Kita mau melahirkan advokat nan kompeten secara keilmuan, terampil dalam praktik, kuat dalam integritas, menjunjung tinggi etika profesi, dan mempunyai keberanian moral untuk menegakkan keadilan,” kata Hamzah dalam sambutannya.
Menurut Hamzah, pekerjaan advokat merupakan officium nobile alias pekerjaan nan mulia. Karena itu, pembentukan profesionalisme, integritas, dan etika perlu dilakukan sejak peserta didik menjalani pendidikan profesi.
FH Unhas nan berada di area timur Indonesia juga memandang keberadaan program tersebut sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap penguatan sumber daya manusia di bagian hukum.
Hamzah mengatakan, pendidikan pekerjaan nan disiapkan di FH Unhas tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan di Makassar dan sekitarnya, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan penegakan norma di beragam wilayah Indonesia.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·