Jakarta -
Plt Jampidsus Rudi Margono menerima pelimpahan 3 kasus korupsi dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor). Perkara ini ke dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.
Margono menyampaikan sudah ada dua nan ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka itu satu dari pihak swasta dan F.
"Informasinya sudah ditetapkan dua tersangka, ialah swasta nan kedua adalah berinisial F," kata Margono di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga kasus itu ialah dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel. Polisi sudah menggeledah money changer dan Cafe de'Clan Signature di area Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), hingga sebuah rumah di area Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Polisi menyita sejumlah peralatan bukti dalam proses penggeledahan tersebut, mulai emas batangan hingga kurs asing (valas) senilai miliaran rupiah.
Berikut daftar peralatan bukti nan diamankan polisi dari 12 letak penggeladahan:
Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul
1. 74 kg emas batangan
2. USD 4.767.300
3. SGD 14.083.800
4. Rp 100.000.000
5. Foto family 2 bingkai
Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete
1. Rp 4. 462.365.000
2. USD 84.356
3. SAR 17.595
4. SGD 83.394
5. THB 33.100
6. TRY 4.020
7. CNY 1.223
8. JPY 152.000
9. RM 212
10. INR 1.600
11. AED 640
12. KRW 61.000
13. GBP 40
14. BND 10
15. VND 150
16. NZD 100
Hasil Penggeledahan di de'Clan Cipete
1. SGD 3.130.000 dalam corak 100 SGD
2. USD 889.965
3. Rp 259.159.000
Hasil Penggeledahan di Rumah Cilandak
1. Rp 520.000.000
2. USD 133.000
Rentetan penggeledahan itu berangkaian dengan tiga kasus dugaan korupsi. Kakortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menyebut pengusutan kasus-kasus itu ditangani berbareng melalui skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Atensi Presiden
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel ini menjadi atensi langsung Presiden Prabowo Subianto.
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden. Dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses investigasi di dalam mencari dan mengumpulkan peralatan bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).
Budi mengatakan penggeledahan ini merupakan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN nan memicu blackout di Sumatra beberapa waktu lalu, mega korupsi ASABRI, serta Krakatau Steel. Kasus korupsi nan diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.
"Dari Kortastipidkor berbareng Polda Metro Jaya dalam melakukan investigasi dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa letak saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di letak sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.
(whn/dhn)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·