Wali Kota Bandung Muhamad Farhan(MI/BAYU ANGGORO)
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui penambahan sekolah negeri secara masif di wilayahnya. Di Kota Bandung, kesenjangan keberadaan sekolah tetap terjadi di beberapa kecamatan.
Farhan menjelaskan, saat ini tetap terdapat beberapa wilayah di Kota Bandung nan minim akses sekolah, seperti di beberapa kecamatan hanya terdapat satu SMP alias apalagi tidak tersedia sama sekali.
"Di beberapa kecamatan, kadang hanya ada satu SMP, kadang enggak ada SMP," katanya di Bandung, Rabu (8/7).
Saat ini, Farhan mengaku mau menambah jumlah SMP di wilayahnya.
"Kalau itu sudah terisi semuanya, baru kita bakal berjuang untuk menambah SMA negeri di Kota Bandung dengan langkah masif," katanya.
Farhan mengakui, saat ini memang sudah ada upaya pembangunan sekolah baru, namun jumlahnya tetap terbatas dan belum dilakukan secara masif.
Di sisi lain, Wali Kota Bandung itu menyayangkan adanya diskualifikasi dalam proses seleksi penerimaan siswa baru (SPMB). Kondisi itu memprihatinkan lantaran berakibat langsung pada anak-anak.
Farhan pun mengimbau orangtua untuk lebih bijak dan menghindari tindakan nan berpotensi menyebabkan diskualifikasi. Orangtua tidak boleh mencari peluang-peluang nan pada akhirnya justru merugikan masa depan anak-anak.
"Saya mengimbau para orangtua untuk jangan sampai mencari peluang-peluang nan justru nantinya berdampak. nan kena dampaknya anak-anak, kasihan," tandasnya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·