Niko Prayoga
, Jurnalis-Sabtu, 06 Juni 2026 |03:03 WIB

Putri KW membeberkan pertimbangan terhadap dirinya sendiri usai kandas di Indonesia Open 2026 (Foto: Okezone/Niko Prayoga)
JAKARTA – Putri Kusuma Wardani (Putri KW) mengakui beberapa aspek nan kudu ditingkatkan olehnya usai tersingkir di perempatfinal Indonesia Open 2026 Super 1000. Ia belajar banyak dari pertandingan melawan Chen Yufei tersebut.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Jumat 5 Juni 2026, Putri dipaksa menyerah dalam laga sengit nan berhujung dengan skor ketat 13-21 dan 20-22. Kekalahan tersebut rupanya menjadi pembelajaran tersendiri.
1. Fokus dan Fisik

Putri mengungkapkan perlu konsentrasi lebih saat bermain di lapangan. Selain itu, dia juga menilai butuh meningkatkan bentuk dan langkah berpikir. Hal itu dilakukan guna mengimbangi konsentrasi nan kuat terutama dalam laga nan menguras tenaga dan energi.
“Kalau dari saya sendiri, paling dari segi fisik, terutama juga dari langkah berpikirnya. Menurut saya, konsentrasi di lapangan itu betul-betul sangat menguras tenaga juga,” kata Putri, dikutip Sabtu (6/6/2026).
Pemain asal Tangerang itu mengakui berkompetensi di babak perempatfinal mempunyai banyak tantangan, apalagi, dengan musuh nan cukup kompeten. Karena itu, dia tidak boleh lenyap konsentrasi saat bertanding.
“Jadi melawan top four, menurut saya betul-betul kudu fokusnya dari awal, kami enggak bisa hilang-hilangan. Karena jika sekali hilang, langsung kesempatan dia ada. Jadi jika sudah dapat, kudu makan dia terus, jangan sampai lepas,” ucap Putri.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·