Enam Dokter Internship Meninggal, Komisi X DPR Minta Evaluasi

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Enam Dokter Internship Meninggal, Komisi X DPR Minta Evaluasi Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah(MI/Rudi Agung)

KETUA Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mendesak adanya pertimbangan penyelenggaraan pendidikan kedokteran setelah enam dokter internship meninggal dunia. 

"Kami turut bersungkawa atas meninggalnya enam master magang sepanjang tahun ini. Ini bukan nomor nan bisa dianggap wajar, dan menjadi peringatan keras bahwa ada nan keliru dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran kita, baik dari sisi keselamatan bentuk maupun kesehatan mental para peserta didik," kata Hetifah saat dihubungi, Selasa (28/7).

Ia menegaskan, tidak boleh ada master internship nan kudu mempertaruhkan keselamatan jiwa saat menjalani pendidikan profesi. Karena itu, menurutnya, penyebab dari rangkaian kasus tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar langkah perbaikan dapat segera dilakukan.

"Tidak boleh ada master magang nan kudu mempertaruhkan nyawanya saat menjalani pendidikan profesi. Apa penyebabnya, ini nan perlu dikaji dan dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari beban kerja, sistem pendampingan dan supervisi senior terhadap peserta didik, sampai sistem pelindungan bagi master magang itu sendiri," ujarnya.

Hetifah juga mendorong seluruh pihak nan berwenang, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan kedokteran, rumah sakit pendidikan, dan organisasi pekerjaan melakukan pembenahan sesuai kewenangan masing-masing. 

Ia menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan para master internship kudu menjadi prioritas dalam proses pendidikan.

"Pihak-pihak mengenai sesuai kewenangannya perlu segera berbenah agar kejadian serupa tidak terus berulang, dan pendidikan kedokteran betul-betul menjadi ruang belajar nan kondusif dan manusiawi, bukan tempat nan justru membahayakan mereka nan sedang dididik untuk menyelamatkan nyawa orang lain," tuturnya. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia