Emiten migas, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), mencatat laba bersih sebesar USD 10,5 juta alias sekitar Rp 182,64 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 14 persen dibandingkan periode nan sama tahun lampau (yoy).
Berdasarkan laporan keuangan, Senin (4/5), peningkatan untung bersih didorong oleh kontribusi dari lini upaya midstream, khususnya jasa penyewaan gas compression plant di Sengkang, Sulawesi Selatan, serta kontribusi pendapatan lain-lain (non-operating income). Utamanya berasal dari investasi Perseroan pada upaya Engineering, Procurement, Construction & Installation (EPCI) dan sektor shipping melalui grup Hafar.
"Capaian ini menegaskan bahwa strategi diversifikasi portofolio upaya Perseroan telah melangkah efektif sebagai penopang keahlian finansial di tengah tantangan operasional pada lini upaya inti," ujar Direktur Utama Djauhar Maulidi dalam keterangannya.
Sementara itu, pendapatan perseroan nan tercatat USD 55,3 juta alias melandai 16 persen (yoy) dari periode nan sama tahun sebelumnya USD 66,1 juta. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh kejadian pada jalur pipa gas di wilayah Pekanbaru nan berakibat pada keahlian upaya midstream dan downstream perseroan.
Djauhar mengatakan, kejadian tersebut telah dinyatakan sebagai kondisi force majeure oleh mitra Perseroan, sehingga menyebabkan penyesuaian sementara terhadap volume penyaluran gas kepada pelanggan.
"Kinerja ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi nan kami jalankan telah memberikan ketahanan bagi perseroan di tengah tekanan operasional. Ke depan, kami bakal terus memperkuat upaya inti, mengembangkan prasarana energi, serta mendorong ekspansi strategis di sektor hulu dan hilir guna menjaga pertumbuhan nan berkelanjutan," jelasnya.
Memasuki tahun 2026, RAJA memastikan bakal melanjutkan beragam inisiatif strategis guna memperkuat fondasi pertumbuhan jangka menengah dan panjang. Perseroan merencanakan pembangunan prasarana pipa BBM nan menghubungkan Balikpapan dan Samarinda, dengan sasaran dimulainya bangunan pada Kuartal III 2026. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat jaringan pengedaran daya di Kalimantan Timur serta mendukung pertumbuhan berkepanjangan pada segmen midstream.
Selain itu, melalui entitas anak ialah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), perseroan tengah menyelesaikan akuisisi SMS Development Limited, nan merupakan pemegang participating interest di Blok Madura Strait. Penyelesaian transaksi ini ditargetkan memberikan kontribusi terhadap keahlian konsolidasi Perseroan mulai Kuartal II 2026.
Di sisi lain, perseroan juga tengah menyelesaikan tahap akhir rencana akuisisi participating interest pada salah satu blok migas di area Indonesia Timur, nan bakal memperkuat eksposur Perseroan baik pada segmen upstream maupun downstream. Investasi ini ditargetkan dapat direalisasikan pada kuartal II 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat portofolio daya terintegrasi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
"Melalui kombinasi penguatan upaya inti dan ekspansi anorganik nan selektif, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan nan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan tata kelola perusahaan nan baik (good corporate governance)," tambahnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·