Binti Mufarida
, Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |07:53 WIB

Musim hujan (foto: Okezone)
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, kejadian El Nino saat ini telah mencapai level sangat kuat. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan awal musim hujan 2026/2027, di sebagian wilayah Indonesia mengalami kemunduran.
“Berdasarkan pemantauan terkini, El Nino saat ini tetap memperkuat dan telah mencapai level sangat kuat. Imbasnya, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mundur. Potensi kekeringan tetap bakal bersambung hingga Oktober mendatang, khususnya untuk wilayah Jawa, Bali, NTB, dan NTT,” tulis BMKG melalui akun IG resminya @infobmkg, Kamis (8/10/2026).
BMKG menyebut, El Nino saat ini tetap memperkuat berasas pemantauan Indeks Nino 3,4. Fenomena tersebut diprediksi bakal berhujung pada akhir catur wulan I 2027.
Meski demikian, akibat kekeringan akibat El Nino diperkirakan bakal berhujung seiring dengan dimulainya musim hujan.
“Musim hujan nan datang terlambat perlu diwaspadai, lantaran berpotensi membikin kekeringan bersambung hingga Oktober, seperti di wilayah Jawa, Bali, NTB, dan NTT,” papar BMKG.
BMKG juga memetakan perkiraan awal musim hujan 2026/2027 di sejumlah wilayah Indonesia. Perkiraan tersebut terbagi dalam tiga periode, ialah Oktober, November, dan Desember.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·