Ekspor Sumber Daya Alam Lewat BUMN, Danantara Hormati Kontrak yang Sudah Dibuat

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Ekspor Sumber Daya Alam Lewat BUMN, Danantara Hormati Kontrak nan Sudah Dibuat CEO Danantara Rosan Perkara Roeslani(. ANTARA FOTO/Fauzan/YU)

CHIEF  Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani memastikan pemerintah tetap menghormati perjanjian nan telah terjalin mengenai ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Hal itu mengenai publikasi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam nan baru diterbitkan.

Melalui PP tersebut, setiap aktivitas ekspor komoditas sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit, batu bara, paduan besi bakal diwajibkan untuk dijual melalui BUMN nan ditunjuk alias ditugaskan pemerintah.

"Pokoknya kita bakal menghormati semua perjanjian nan ada. Tapi nan kita lihat, walaupun mereka perjanjian jangka panjang, tetapi penentuan pricing-nya, harganya, itu kan tidak ditentukan pada saat itu. Jadi pada saat kelak perjanjian itu mulai berjalan," kata Rosan saat ditemui usai rapat di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5).

"Nanti jika kita lihat apakah perjanjian itu di bawah indeks pasar bumi di mana sekarang nan berjalan, tentu kita bakal melakukan reviu atas itu. Kalau kita lihat ada indikasi penjualan under-invoicing, ya tentunya kita bakal melakukan pertimbangan mengenai perjanjian itu," imbuhnya.

Rosan menyampaikan perincian dari penerapan kebijakan tersebut tetap dibahas. Ia menegaskan bahwa tujuan adanya PP tata kelola ekspor SDA adalah transparansi transaksi, antara lain dalam rangka menghilangkan under-invoicing.

"Mekanismenya ini sedang kita sempurnakan. Agar pada saat kelak ini mulai berjalan, ini betul-betul bisa membikin nilai tambah nan cukup baik dari segi pemerintah, pelaku usaha, dan nan lain-lainnya," jelas Rosan.

Hal serupa disampaikan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. 

"Kontrak existing (sudah ada) pasti tetap ada, bakal jalan. Kita nggak mau disrupt anything with respect to kontrak-kontrak nan existing. Kita mau semuanya lancar, melangkah dengan baik," ujar Pandu usai agenda nan sama.

"Kita lagi dapet masukan juga dari industri, bakal ketemu asosiasi juga nanti, dan ketemu pemain-pemain the next 2 days (dua hari kemudian)," pungkasnya.  (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia