Eks Anggota Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Eks Anggota Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung Polsek Cakung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembacokan mantan personil Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Muhammad Fahrul (48) di Perumahan JGC Cluster Zebrina III RT 03/RW 14 Nomor 106, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026)(ANTARA/HO-Polsek Cakung)

SEORANG laki-laki berinisial Muhammad Fahrul, 48, nan diketahui merupakan mantan personil Komando Pasukan Khusus (Kopassus), menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di area perumahan mewah Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur.

“Korban berjulukan Muhammad Fahrul, mantan personil Kopassus nan mengalami luka bacok di bagian kanan kepala,” ujar Kapolsek Cakung, Komisaris Polisi Andre Tri Putra, saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (23/10).

Insiden berdarah nan terjadi pada Kamis (22/10) tersebut bermulai dari perselisihan sepele mengenai aktivitas pembaharuan rumah. Percekcokan berasal ketika istri pelaku menegur seorang mandor gedung agar menghentikan pekerjaan pembaharuan di unit rumah nan terletak persis di samping kediamannya.

Situasi di letak perumahan mendadak memanas setelah korban, Muhammad Fahrul, turun tangan dan meminta sang mandor gedung untuk tetap melanjutkan pekerjaannya. Tak lama berselang, suami dari wanita tersebut nan berjulukan Jef Budiharto, 57, mendatangi letak dan langsung tersulut emosi hingga terlibat adu mulut dengan korban.

Ketegangan kian memuncak saat pelaku melontarkan ancaman pembacokan kepada korban. Mendapat ancaman tersebut, korban merespons dengan tantangan, nan kemudian dibalas pelaku dengan mengayunkan senjata tajam jenis golok.

“Pelaku membacok korban namun tidak kena dan kedua kalinya mengenai kepala korban bagian kanan,” ucap Andre memaparkan kronologi kejadian.

Meski sempat terkena sabetan senjata tajam pada tebasan kedua, korban nan mempunyai latar belakang militer spontan melakukan perlawanan bentuk dengan membanting pelaku hingga tersungkur ke lantai. Akibat tumbukan keras dan perlawanan tersebut, pelaku Jef turut mengalami luka-luka pada bagian leher dan pelipis.

Pascapenyelewengan norma tersebut, korban langsung dilarikan tim medis ke Rumah Sakit Mayapada Jakarta Garden City guna mendapatkan perawatan intensif atas luka bacok di kepalanya. Sementara itu, pelaku Jef Budiharto dievakuasi ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi untuk mendapati penanganan medis akibat luka nan dideritanya saat perkelahian.

Kompol Andre menegaskan bahwa jejeran kepolisian sektor Cakung saat ini tetap mendalami kasus penganiayaan tersebut secara menyeluruh, guna mengungkap peran masing-masing pihak serta memastikan motif di kembali perselisihan antarwarga di area perumahan elite tersebut.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑