Ekonomi Melambat, Bank Sentral Rusia Pangkas Suku Bunga Acuan

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Bank Sentral Rusia. Foto: E. O./Shutterstock

Bank sentral Rusia secara resmi memutuskan untuk memangkas suku bunga referensi sebesar 50 pedoman poin menjadi 14,50 persen per tahun.

Mengutip laporan resmi cbr.ru, keputusan ini diambil dalam rapat Dewan Direktur pada Jumat 24 April 2026 seiring dengan kondisi permintaan domestik nan mulai selaras dengan kapabilitas pasokan peralatan dan jasa nasional.

Otoritas moneter Rusia mencatat bahwa meskipun pertumbuhan nilai inti tetap berada dalam kisaran 4-5 persen secara tahunan, terdapat ketidakpastian nan signifikan pada lingkungan eksternal serta parameter kebijakan fiskal.

"Dewan Direktur Bank of Russia memutuskan untuk memangkas suku kembang utama sebesar 50 pedoman poin menjadi 14,50 persen per tahun," tulis pernyataan resmi otoritas moneter tersebut, seperti nan dikutip kumparan, Jumat (24/4).

Bank sentral juga menyatakan bahwa langkah kebijakan moneter ke depan bakal sangat berjuntai pada stabilitas perlambatan inflasi serta dinamika ekspektasi masyarakat terhadap nilai barang. Pihak bank bakal terus menilai akibat nan muncul baik dari kondisi domestik maupun internasional.

"Bank of Russia bakal menilai kebutuhan untuk pemangkasan suku kembang utama lebih lanjut pada pertemuan mendatang tergantung pada keberlanjutan perlambatan inflasi," jelas pernyataan dari Bank of Russia.

Data terkini menunjukkan bahwa ekonomi Rusia mengalami perlambatan pada kuartal pertama tahun 2026.

Bank Sentral Rusia. Foto: VAUko/Shutterstock

Kondisi ini dipicu oleh penyesuaian terhadap perubahan pajak, cuaca nan kurang mendukung, serta jumlah hari kerja nan lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski aktivitas investasi terpantau lesu, Bank of Russia tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto alias PDB tahun ini pada kisaran 0,5 hingga 1,5 persen.

Di sisi ketenagakerjaan, tingkat kekurangan tenaga kerja mulai menunjukkan penurunan secara bertahap. Survei internal menunjukkan persentase perusahaan nan mengalami kelangkaan pekerja berada pada level terendah sejak pertengahan tahun 2023.

Walaupun tingkat pengangguran tetap sangat rendah, pertumbuhan bayaran tercatat tetap melampaui produktivitas tenaga kerja.

Skenario dasar bank sentral memperkirakan rata rata suku kembang utama bakal berada di level 14,0 hingga 14,5 persen sepanjang tahun ini. Bank of Russia memproyeksikan inflasi tahunan bakal menurun ke kisaran 4,5 sampai 5,5 persen pada akhir 2026 dan ditargetkan kembali stabil pada nomor 4 persen mulai tahun 2027 mendatang.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan