E-Voting Kakanwil Berlanjut, Kini Giliran Pegawai Kemenkum Banten Memilih

Sedang Trending 49 menit yang lalu

E-Voting Kakanwil Berlanjut, Kini Giliran Pegawai Kemenkum Banten Memilih

Kanwil Kemenkum Banten menggunakan metode e-voting untuk pemilihan pimpinan. (Foto: Istimewa)

SERANG – Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali melibatkan pegawai dalam menentukan pemimpin instansi wilayah (kanwil) di daerah. Melalui sistem electronic voting (e-voting), kali ini pegawai Kanwil Kemenkum Banten diberikan kesempatan memilih kepala instansi wilayah (kakanwil) nan sebelumnya telah lolos penyaringan melalui sistem manajemen talenta.

Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas, mengatakan e-voting menjadi bagian dari uji coba pengembangan manajemen talenta Kemenkum agar proses pemilihan pemimpin tidak hanya mempertimbangkan hasil penilaian kompetensi dan rekam jejak, tetapi juga melibatkan pegawai nan nantinya bakal bekerja berbareng pemimpin tersebut.

“E-voting ini berorientasi pada menciptakan tim di unit kerja nan solid guna meningkatkan pelayanan publik nan semakin gemilang,” kata Supratman di aula Kantor Wilayah Kemenkum Banten, Rabu (09/09/2026).

Ia menegaskan tidak bakal mengintervensi proses maupun keputusan nan dihasilkan melalui sistem manajemen talenta. Pegawai pun diminta menggunakan kewenangan pilih secara objektif, tanpa tekanan ataupun kepentingan di luar kepentingan organisasi.

“Saya tidak bakal mencampuri keputusan manajemen talenta. Gunakan kewenangan pilih tanpa paksaan dan tanpa kepentingan lain selain kepentingan organisasi. Berikan penilaian secara objektif,” tegasnya.

Supratman juga menitipkan pesan kepada kandidat nan nantinya terpilih agar tidak menjadikan kedudukan sebagai argumen untuk merasa lebih tinggi dari pegawai lainnya. Menurutnya, kualitas seorang pemimpin terlihat dari kemampuannya mendengar dan menciptakan lingkungan kerja nan sehat.

“Bagi nan terpilih, jangan congkak, jadilah leader nan baik adalah nan bisa menciptakan suasana kerja nan baik dan mau mendengar. Perlakukan semua orang secara setara agar kualitas pelayanan kita semakin baik,” ujarnya.

Menurut Supratman, setiap orang dalam satu struktur organisasi kudu memahami bahwa keberhasilan organisasi tidak dibangun secara individual, melainkan melalui kolaborasi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com