Duit APBN Dipakai Biayai Buka Rekening Bank, Purbaya Buka Suara

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka bunyi soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dipakai mendanai pembukaan rekening bank. Pembukaan rekening untuk masyarakat merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo menugaskan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sebagai penyedia rekening bagi masyarakat. Purbaya juga membuka kemungkinan penggunaan APBN sebagai saldo awal pembukaan rekening.

"Mungkin ya. Kan jika Rp 50 ribu kali sekian saya, nggak banyak-banyak banget lah jika saya lihat," ungkap Purbaya kepada wartawan di instansi Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya mengatakan, anggaran tersebut dialokasikan dari persediaan shopping pemerintah. Menurutnya, besaran anggaran tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan saldo awal pembukaan rekening.

"Cadangan shopping pemerintah ada, selalu ada. Saya lihat tetap masuk," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan saldo awal pembukaan rekening berasal dari APBN. Menurut perhitungannya, kira-kira butuh anggaran Rp 11 triliun untuk menjalankan program penyediaan rekening untuk masyarakat.

"Dananya dari APBN. Totalnya, jika 200 juta masyarakat kan berfaedah kira-kira 600 juta, alias sekitar Rp 11 T lah," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

(ahi/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance