Bulog Minta Jatah Minyakita 100%, Mendag Tegaskan UMKM Harus Kebagian

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Jakarta -

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso namalain Busan menegaskan pihaknya belum berencana melakukan perubahan kebijakan mengenai persentase penyaluran Minyakita hasil domestic market obligation (DMO) nan dilakukan oleh BUMN sektor pangan.

Ia menjelaskan dalam patokan nan ada, BUMN pangan seperti Bulog dan ID FOOD hanya diwajibkan untuk menyalurkan 35% dari seluruh pasokan DMO Minyakita ke masyarakat. Namun dalam praktiknya, para BUMN pangan ini secara total menyalurkan 51% dari produk Minyakita.

Lagi pula menurutnya di luar BUMN, banyak UMKM ikut terlibat sebagai pemasok DMO Minyakita. Atas dasar inilah menurutnya tidak perlu meningkatkan persentase DMO Minyakita nan kudu disalurkan Bulog dan ID FOOD untuk menjaga usaha-usaha mini ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan 35% ya, terus realisasinya kan sudah mencapai 51%. Jadi sementara memang belum 100%, kenapa? Karena juga banyak UMKM, pemasok nan lain itu menjadi pemasok Minyakita. Jadi kan kudu bareng-bareng," kata Busan dalam saat ditemui di AEON Mall BSD City, Tangerang, Rabu (9/9/2026).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya penyesuaian alias kenaikan patokan penyaluran DMO Minyakita oleh BUMN pangan ke depan, Budi menegaskan bahwa pemerintah tetap memandang perkembangan situasi di lapangan secara dinamis.

Sebab pihaknya perlu untuk menjaga keseimbangan penyaluran Minyakita antara BUMN Pangan dan pelaku upaya lainnya.

"Ya sembari melangkah saja, kan dinamikanya seperti itu. Jadi kan sekarang tetap UMKM nan berbarengan juga dengan Bulog, dengan ID FOOD, tapi kan nggak ada masalah selama ini ya. Jadi kita juga kudu kasih kesempatan kepada UMKM nan lain," pungkasnya.

Sebelumnya, Perum Bulog menunggu keputusan Kementerian Perdagangan atas usulan agar porsi penyaluran Minyakita melalui BUMN pangan ditingkatkan menjadi 100% dari realisasi domestic market obligation (DMO).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan usulan peningkatan porsi tersebut telah disampaikan secara tertulis kepada Menteri Perdagangan (Mendag).

"Kami sudah mengusulkan secara tertulis kepada Pak Mendag untuk kenaikan DMO untuk BUMN," kata Rizal seusai meninjau operasi pasar di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (5/9) seperti dikutip dari Antara.

Rizal mengatakan Bulog mengusulkan peningkatan porsi penyaluran hingga 100% sesuai pengarahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Menurut Rizal, peningkatan porsi penyaluran melalui BUMN pangan diusulkan untuk memperkuat kesiapan Minyakita di pasar.

(igo/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance