Dugaan KDRT di Balik Teriakan Wanita di Apartemen Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Seorang wanita di Bekasi diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dugaan ini mencuat berasal saat korban berteriak meminta tolong di atas anjungan sebuah apartemen di area Pekayon, Bekasi Selatan.

Dirangkum detikcom, Minggu (26/7/2026), rekaman saat korban berteriak itu juga viral di media sosial. Dalam rekaman video nan beredar, terlihat wanita berkerudung abu-abu itu berdiri di anjungan pagar tembok bercat putih. Gema teriakan meminta tolong dari mulut wanita itu terdengar oleh tetangganya hingga direkam video.

Dari kembali pintu apartemen terdengar bunyi seorang pria. Samar-samar terdengar laki-laki itu memaki wanita tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, wanita tersebut terpojok di balkon. Dia membentengi dirinya dengan keranjang busana berwarna pink di tangan kirinya.

Sesekali terlihat lemparan benda-benda dari kembali pintu apartemen melayang ke arah wanita nan berdiri di anjungan itu. Wanita tersebut berupaya menangkis lemparan dan pukulan kayu dengan keranjang busana sembari terus berteriak meminta tolong.

Korban KDRT

Dimintai konfirmasi, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin membenarkan bahwa wanita dalam video itu sedang mengalami KDRT. Dia menyebut petugas kepolisian dari Polsek Bekasi Selatan juga sudah mengecek ke lokasi.

"Betul (dugaan KDRT). Kemarin pagi sudah cek TKP sama anggota," jelas Suparmin saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/7).

Dia menjelaskan peristiwa dugaan KDRT itu terjadi pada Jumat (23/7) awal hari. Saat itu, kata dia, petugas pun berupaya menolong korban.

Petugas saat itu juga langsung mengamankan korban. Korban pun langsung diarahkan untuk membikin laporan ke Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan KDRT nan dialami.

"Yang berkepentingan sudah diantar ke Unit PPA Polres untuk pembuatan laporan. Langsung diantar ke Polres ke Unit PPA," imbuhnya.

Langsung Diselamatkan Polisi

Polisi juga telah bergerak sigap merespons kasus tersebut. Wanita nan berteriak dan menjadi korban KDRT itu telah diselamatkan dari lokasi.

"Iya, kita amankan setelah ada laporan ke 110," kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, saat dihubungi detikcom, Sabtu (25/7).

Suparmin menjelaskan pihaknya awalnya menerima laporan dari 110 mengenai adanya dugaan kekerasan terhadap korban. Anggota Polsek Bekasi Selatan kemudian meluncur ke lokasi.

"Karena menyangkut wanita dan pengakuan si korban suaminya sendiri nan melakukan kekerasan, jadi kita antar korban ke Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota," jelasnya.

Menurut Suparmin, suami nan diduga melakukan KDRT saat itu juga ada di dalam apartemen.

"Suaminya ada," imbuhnya.

Suparmin mengatakan pihaknya belum mendapatkan info lebih perincian mengenai dugaan kekerasan nan dialami si istri.

"Kita tidak menanyakan secara detail, lantaran ini menyangkut KDRT sehingga kita bawa ke Polres untuk pemeriksaan di sana," jelasnya

Korban Istri Siri Pelaku

Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Kasat PPA-PPO) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait, mengatakan korban sudah membikin laporan ke polisi sehingga kasus ini bakal diselidiki.

"(Korban) sudah membikin LP (laporan polisi)," kata Rosdiana saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (25/7).

Rosdiana menjelaskan korban mengalami penganiayaan. Korban merupakan istri siri dari terduga pelaku.

"Perkara penganiayaan, korban istri siri," jelas Rosdiana.

Dia belum menjelaskan secara rinci mengenai pemicu terjadinya kasus KDRT ini. Kasus ini tetap dalam tahap penyelidikan.

(ygs/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News