
Pedro Acosta vs Marc Marquez di MotoGP 2026. (Foto: Instagram/37pedroacosta)
DUEL sengit antara pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez dengan Pedro Acosta (Red Bull KTM) menjadi salah satu persaingan nan paling menarik di MotoGP Italia 2026 pada Minggu 31 Mei 2026. Acosta pun berambisi fans MotoGP ikut Bahagia lantaran memandang persaingan nan sangat menghibur dari duelnya melawan Marquez.
Ya, Acosta dan Marquez sempat bersaing ketat untuk memperebutkan posisi keempat pada balapan nan digelar di Sirkuit Mugello, Italia tersebut. Rivalitas ini menjadi kontras nan sangat kentara jika dibandingkan dengan jalannya balapan di barisan paling depan antara Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia, di mana tindakan saling salip hanya terjadi dua kali.
1. Hiburan nan Dirindukan Penggemar
Bagi Acosta, tindakan saling serang di atas lintasan seperti inilah nan semestinya lebih sering tersaji demi menjaga antusiasme kompetisi. Pedro Acosta secara terbuka menyatakan MotoGP saat ini sangat memerlukan lebih banyak balapan dengan tensi dan tindakan saling salip nan intens guna mendongkrak kembali antusiasme penonton.
Pertarungan sengitnya dengan Marquez sepanjang tiga perempat dari total 23 putaran di Mugello dianggap sebagai contoh ideal. Meskipun pada akhirnya posisi mereka kudu melorot hingga Acosta finis di posisi keenam dan Marquez ketujuh.
"Saya berambisi para fans di televisi menikmatinya. Saya rasa kejuaraan ini memerlukan lebih banyak balapan seperti ini untuk menciptakan (keseruan),” ungkap Acosta, melansir dari Crash, Selasa (2/6/2026).
Pedro Acosta. (Foto: Instagram/37pedroacosta)
“Selain itu, dari sisi saya pun rasanya sangat menyenangkan. Itu sangat bagus. Banyak tindakan menyalip nan bersih, betul-betul pertarungan nan dahsyat dengan Marc," tambahnya.
Duel antara Acosta vs Marquez menjadi sangat menarik lantaran perbedaan kekuatan mekanis dan teknik berkendara nan mencolok. Marquez dengan motor Ducati miliknya unggul telak dalam memanfaatkan tenaga di trek lurus utama untuk mempertahankan posisi.
Di sisi lain, Acosta tampil jauh lebih tajam dan garang saat memasuki tikungan. Perbedaan karakter ini membikin Acosta nan tampak lebih sigap di beberapa sektor selalu mendapatkan perlawanan instan dari Marquez di trek lurus.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·