Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membeberkan kondisi kesehatan terakhir eks Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2014-2019 Ryamizard Ryacudu.
Dudung menyebut Ryamizard menjalani perawatan di RS Pusat Angkatan Darat lantaran sakit komplikasi stroke dan nan lainnya sebelum meninggal bumi pada Minggu (31/5) sore hari ini.
"Sakitnya beliau komplikasi sih. Stroke, dan sebagainya. Kita doakan, beliau orang sangat baik. Mudah-mudahan saya yakinlah, insya Allah kita doakan beliau bakal diterima di sisi Allah SWT," ujarnya kepada wartawan di rumah duka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan nan sama, Dudung mengenang sosok Ryamizard saat tetap menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
"Beliau juga nan menerapkan tentang gimana TNI kudu kembali ke barak. Beliau prajurit sejati. Prajurit tulen nan betul-betul prajurit profesional. Prajurit pejuang," tuturnya.
Ketika itu, dia mengaku mendapat pengarahan saat sedang bekerja sebagai Danyon ketika operasi darurat militer di Aceh. Dudung mengatakan Ryamizard memberi pengarahan agar tidak menggunakan pendekatan perang di Aceh.
"Sehingga pendekatannya adalah pendekatan manusiawi, ya. Jangan mau membunuh dan sebagainya. Itulah nan saya pegang," jelasnya.
"Yang terkenal di jejeran TNI AD tidak usah berbincang tentang pembinaan teritorial nan muluk-muluk, hanya satu saja kalimatnya adalah 'baik-baik dengan rakyat'. Itu beliau nan sering disampaikan," imbuhnya.
Ryamizard meninggal bumi di usianya nan ke-76 tahun, pada Minggu (31/5) sore. Ia menghembuskan nafas terakhir saat sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, pada pukul 14.03 WIB.
(tfq/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·