Duduk Perkara Pengeroyokan Maut di Pasar Grogol, Korban Sengaja Didorong dari Lantai 2

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Satu bulan berlalu, kasus pengeroyokan maut di tempat intermezo Westown, Pasar Grogol akhirnya terang benderang. Tiga dari delapan pelaku nan mengeroyok korban DM hingga tewas akhirnya ditangkap.

DM sempat koma setelah ditemukan terjatuh dari lantai dua pasar. Dia sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit tetapi akhirnya meninggal dunia.

"Kami sukses mengamankan tiga dari delapan pelaku nan sudah teridentifikasi. Tiga ini pelaku pengeroyokan nan memukul korban," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Ketiga pelaku berinisial NA, AE, dan MLS. Dua di antaranya tetap berstatus anak di bawah umur. Para pelaku ditangkap di wilayah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Salah satu pelaku diserahkan langsung oleh keluarganya kepada polisi.

"Korban dan pelaku tidak saling kenal," katanya.

Duduk Perkara Pengeroyokan

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 02.00 WIB. Saat itu, DM dan para pelaku berada di tempat intermezo Westown sembari mengonsumsi minuman keras.

Dalam kondisi mabuk, korban dan para pelaku terlibat cekcok setelah berbeda mengerti saat pesta miras berlangsung.

Keributan bersambung saat rombongan turun menuju tangga. Di letak itu, korban sempat memiting salah seorang kawan pelaku.

Melihat rekannya dipiting, sejumlah pelaku naik pitam. Korban dikeroyok sebagai corak balas dendam.

“Motifnya lantaran mau membalas dendam memandang temannya dipiting oleh korban,” jelas Alexander.

Sengaja Didorong dari Jendela Lantai 2

Dari hasil pemeriksaan juga terungkap korban sengaja didorong para pelaku dari lantai dua.

“Menurut keterangan pelaku nan sekaligus menjadi saksi, korban memang sengaja dijatuhkan oleh pelaku,” tegasnya.

Korban nan mengalami luka parah langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari dalam kondisi koma. Saat ini, polisi tetap memburu lima pelaku lainnya. Dia mengimbau pelaku lain segera menyerahkan diri. Informasi nan polisi terima, lima pelaku tetap berkeliaran sempat menakut-nakuti rekannya agar tidak membocorkan apapun.

"Lima pelaku lainnya sudah diidentifikasi, termasuk pelaku utama nan mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua, Saat ini kami tetap mencari pelaku tersebut," katanya.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑