Ilustrasi.(Magnific)
HANYA beberapa jam sebelum Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) resmi dibuka pada Rabu (3/6), wilayah tersebut diguncang serangan drone Ukraina. Ledakan ini menjadi pengingat keras bakal perang nan tetap berkecamuk, tepat saat Kremlin bersiap menyambut tamu internasional di kampung laman Presiden Vladimir Putin.
Asap hitam tebal terlihat membubung di langit St. Petersburg, kota kedua terpenting di Rusia. Insiden ini memaksa Bandara Pulkovo membatasi ruang udara untuk sementara waktu, nan mengakibatkan penundaan dan pengalihan sekitar 30 penerbangan. Gubernur St. Petersburg, Alexander Beglov, mengonfirmasi ada serangan terhadap objek infrastruktur di tiga distrik, sementara pertahanan udara dilaporkan menjatuhkan 59 drone di wilayah Leningrad semalam.
Target Strategis: Terminal Minyak dan Fasilitas Militer
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa drone mereka sukses menghantam Terminal Minyak St. Petersburg. Serangan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Ukraina untuk melumpuhkan ekonomi perang Rusia melalui serangan jarak jauh ke wilayah dalam musuh.
"Rencana Ukraina untuk hukuman jarak jauh sedang diimplementasikan tepat seperti nan dibutuhkan untuk membawa perdamaian lebih dekat," tulis Zelensky melalui unggahan media sosialnya nan memperlihatkan depot minyak nan terbakar.
Selain terminal minyak, sasaran lain mencakup akomodasi militer di pangkalan angkatan laut Kronstadt dan letak produksi senjata di wilayah Tambov. Serangan ini terjadi sehari setelah Rusia meluncurkan rudal ke Kyiv dan Dnipro nan menewaskan sedikitnya 23 orang.
Kehadiran Tokoh AS di Tengah Boikot
Di tengah kepulan asap serangan, SPIEF tetap melangkah dengan kehadiran tamu nan kontroversial. Salah satu nan menjadi sorotan adalah Rodney Mims Cook Jr., Ketua Komisi Seni Rupa AS, nan disebut-sebut sebagai perwakilan resmi pertama AS setelah bertahun-tahun diboikot. Meski Cook mengeklaim partisipasinya disetujui Departemen Luar Negeri, dia tidak secara resmi ditunjuk oleh pemerintahan Donald Trump.
Asisten Presiden Rusia, Yury Ushakov, menyambut baik kehadiran Cook sebagai tanda mencairnya hubungan dengan Washington. Cook dijadwalkan berbincang dalam sesi perbincangan budaya Rusia-AS berbareng tokoh-tokoh Rusia nan sedang berada di bawah hukuman internasional, seperti Valery Gergiev dan Mikhail Piotrovsky.
Daftar Tamu Kontroversial di SPIEF:
- Rodney Mims Cook Jr.: Pejabat AS nan mengawasi rencana pembangunan ballroom Gedung Putih.
- Candace Owens: Podcaster sayap kanan Amerika nan dikenal dengan beragam teori konspirasinya.
- Andrew & Tristan Tate: Influencer kontroversial nan terlihat di Moskow menjelang forum, meski status kehadirannya di SPIEF belum dipastikan.
Krisis Energi dan Eskalasi Udara
Memasuki tahun kelima perang, kedua belah pihak sekarang terjebak dalam kampanye udara nan semakin meluas. Rusia terus menakut-nakuti bakal meningkatkan pengeboman. Ukraina mulai merasakan akibat dari serangan jawaban mereka terhadap kilang-kilang minyak Rusia nan memicu kelangkaan bahan bakar di beberapa wilayah.
Presiden Putin dijadwalkan bakal menyampaikan pidato utamanya pada Jumat (4/6). Ia diharapkan bakal memproyeksikan ketahanan ekonomi Rusia di hadapan para penanammodal asing nan tersisa, meskipun bayang-bayang serangan drone sekarang menghantui pusat ekonomi tersebut. (Washington Post/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·