Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah personil DPRD DKI buka bunyi soal rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo menilai rencana penyesuaian tarif Transjakarta, khususnya Transjabodetabek nan melayani wilayah penyangga perlu dikaji dengan mempertimbangkan keberlanjutan layanan, keahlian fiskal daerah, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
"Sebelum mengambil keputusan mengenai penyesuaian tarif, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu memastikan bahwa efisiensi operasional dan tata kelola subsidi telah melangkah secara optimal," kata Rio di Jakarta, Rabu (11/6) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, penyesuaian tarif Transjakarta memang merupakan perihal nan wajar, mengingat tarif nan bertindak saat ini telah dipertahankan dalam kurun waktu nan cukup panjang.
Menurut dia, kondisi fiskal wilayah saat ini juga mengalami penyesuaian setelah dilakukan efisiensi anggaran oleh Pemerintah Pusat, apalagi terdapat pengurangan biaya bagi hasil (DBH).
Selain itu, kata Rio, transparansi penggunaan anggaran dan efektivitas shopping publik kudu menjadi perhatian utama agar setiap kebijakan mempunyai dasar nan kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, perlu dipahami bahwa transportasi publik mempunyai kegunaan strategis sebagai jasa dasar masyarakat.
Oleh lantaran itu, setiap kebijakan tarif hendaknya mempertimbangkan daya beli penduduk serta dampaknya terhadap minat masyarakat untuk tetap menggunakan pikulan umum.
"Evaluasi secara berkala merupakan perihal nan wajar dilakukan, apalagi di tengah keahlian fiskal daerah," ujarnya.
Anggota lain Komisi B DPRD DKI, Muhammad Taufik Zulkifli mengatakan penyesuaian tarif Transjabodetabek nan melayani wilayah Bogor, Bekasi, Depok di Jawa Barat dan Tangerang di Banten dapat mengurangi subsidi transportasi nan cukup besar.
"Sebenarnya (jika ada kenaikan) bakal mengurangi subsidi transportasi dari Pemprov Jakarta," kata Taufik.
Menurut dia, tarif nan saat ini diberlakukan sebesar Rp3.500, memang perlu dilakukan penyesuaian lantaran sudah terlalu lama, ialah sejak 2005.
Terlebih, kata dia, jasa Transjakarta bagi penduduk luar Jakarta ialah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi menggunakan tarif subsidi nan ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sehingga wajar andaikan tarifnya dinaikkan.
"Yang terpenting, jangan memberatkan masyarakat, apalagi kondisi ekonomi seperti saat ini," ujar MTZ.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak semua rute Transjabodetabek bakal dilakukan penyesuaian tarif.
"Jadi, saya mau menjelaskan, lantaran sudah di beberapa media itu mengutipnya menurut saya tidak proper, terutama untuk Transjabodetabek, seakan-akan bakal mengalami kenaikan Rp10 ribu sampai dengan Rp15 ribu. Tidak semua Transjabodetabek itu bakal mengalami kenaikan nan seperti itu," kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis (11/6) dikutip dari Antara.
Dia menyebut hanya rute-rute tertentu nan bakal mengalami penyesuaian tarif, salah satunya rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.
Kendati demikian, dia belum menyebut secara rinci rute dan tarif nan bakal ditetapkan. Namun, dia berjanji penyesuaian tarif itu tidak bakal memberatkan masyarakat, baik di Jakarta maupun di wilayah penyangga.
"Sekali lagi, bagi saya, nan paling krusial bukan perubahan alias penyesuaian harga, tetapi membikin penduduk Jakarta lebih nyaman, lebih menikmati TransJabodetabek," kata dia.
Selain itu, Pramono membuka kesempatan untuk menambah golongan baru dalam 15 golongan cuma-cuma transportasi umum di ibu kota RI.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengampanyekan pemanfaatan 15 golongan cuma-cuma untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.
Dia pun berjanji untuk mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh mengenai penyesuaian tarif Transjabodetabek agar tidak membikin penduduk kembali menggunakan transportasi pribadi.
Selain itu, dia memastikan tarif Transjabodetabek bakal dipertimbangkan berasas jarak, sehingga penyesuaian tarif tersebut tidak membebani masyarakat dalam kondisi saat ini.
(antara/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·