DPR Soroti Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri, Minta Aparat Tindak Tegas

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah personil DPR menyoroti beberapa kasus pengeroyokan alias main pengadil sendiri nan terjadi di wilayah dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari Bali, Morowali, hingga Tanjung Balai.

Anggota Komisi II DPR, Ahmad Irawan mengungkap keprihatinan atas kejadian tersebut. Terlepas dugaan kejahatan nan mereka lakukan, praktik main pengadil sendiri, apalagi hingga menelan korban jiwa, dia menilai perihal itu tak bisa dibenarkan.

"Terlepas dari dugaan kejahatan nan dilakukan oleh korban pengeroyokan, mereka tidak boleh dihakimi dengan langkah seperti itu, apalagi dikeroyok beramai-ramai sampai meninggal dunia," kata Irawan dalam keterangannya, Senin (27/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyoroti kasus penggerudukan ASN di Tanjung Balai usai suaminya diduga melakukan pelecehan seksual. Kemudian, kasus pengeroyokan penduduk di Tabanan, Bali hingga meninggal bumi usai diduga mencuri ayam warga.

Adapula seorang penduduk nan dikeroyok usai diduga maling motor di Morowali, Sulawesi Tengah.

"Kita ini adalah negara beradab nan mempunyai sistem hukum. Hukum kudu dihormati sebagai suatu jalan untuk menyelesaikan masalah," katanya.

Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil menilai kasus main pengadil disebabkan lantaran kesadaran norma nan rendah. Nasir mendukung para pelaku dihukum setimpal.

"Akar masalahnya adalah kesadaran norma masyarakat kita tetap rendah. Sehingga perilaku main pengadil sendiri kerap terjadi," katanya.

Singgung polisi kudu tegas

Wakil Ketua Komisi Bidang HAM DPR, Sugiat Santoso mendorong negara datang terhadap tiga anak korban pengeroyokan terduga maling ayam di Bali. Apalagi, dua di antara tiga anak korban tetap berstatus sebagai siswa dan satu di antaranya tetap berguru dasar.

Sugiat mendesak abdi negara penegak norma tak segan mengambil sikap tegas terhadap para pelaku. Walau bagaimanapun, menurut dia, penghilangan nyawa seseorang merupakan tindakan kejahatan.

"Karena itu kan apa ya, menghilangkan nyawa seseorang dan itu kan tindakan kejahatan, kan. Siapapun itu ya kudu diproses," katanya.

Kasus pengeroyokan main pengadil sendiri menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir di beberapa daerah. Di Bali, seorang penduduk berinisial DK, tewas usai tepergok mencuri ayam kejuaraan pada Jumat (24/7).

Polisi belakangan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka ialah MJ, WS, KB, ML, dan ND.

Sementara, di Morowali, laki-laki inisial, S (33) tewas diamuk penduduk usai dituding hendak mencuri sepeda motor di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.05 WITA. Saat aksinya diduga ketahuan, korban sempat menyelamatkan diri dengan masuk ke sebuah minimarket, namun kemarahan penduduk tak bisa dibendung.

Insiden serupa juga terjadi di Matraman, Jakarta Timur. Aksi nan dipicu oleh berantem mini itu meluas dan menyebabkan kerusuhan antar warga.

Bentrokan ini menyebabkan satu orang berinisial K meninggal bumi dan satu lainnya luka-luka.

Buntut bentrok itu, polisi pun telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam dua perkara ialah perusakan gerobak pedagang dan pengeroyokan.

Untuk empat tersangka kasus perusakan itu masing-masing berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Sementara untuk tiga tersangka perkara pengeroyokan ialah SK, AS, dan OR.

(thr/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional