Ilustrasi(Dok Istimewa)
ASOSIASIPemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berkomitmen membekali para finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 dengan wawasan ekonomi strategis.
Langkah konkret ini ditunjukkan Apkasi dengan memboyong 29 besar finalis POI 2026 untuk melakukan audiensi langsung dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan nan diinisiasi Apkasi ini bermaksud menyelaraskan peran generasi muda di wilayah dengan program unggulan pemerintah pusat, khususnya dalam menghidupkan kembali urat nadi ekonomi desa melalui koperasi.
Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang menjelaskan langkah Apkasi mendekatkan para finalis dengan Kementerian Koperasi merupakan upaya responsif terhadap visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita tahu bahwa koperasi ini jadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dengan datang dan berjumpa langsung dengan Bapak Menteri Koperasi, Apkasi berambisi dapat menambah wawasan mendalam bagi para finalis, untuk kemudian disebarluaskan ke khalayak umum di wilayah masing-masing," ujar Sarman Simanjorang.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyambut baik inisiatif Apkasi. Ia menilai arena nan digelar Apkasi ini sangat strategis untuk memperkenalkan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kepada generasi muda, khususnya kalangan milenial dan Gen Z.
Menurut Ferry, koperasi kudu didekonstruksi citranya agar semakin dekat dengan anak muda dan dipahami sebagai instrumen modern nan bisa menghadirkan faedah nyata. KDKMP diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi di tingkat tapak nan bisa menciptakan lapangan kerja, memotong rantai pengedaran nan panjang, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
"Saya meyakini para finalis POI pilihan Apkasi ini mempunyai peran krusial dalam membawa semangat perubahan dan kemajuan. Saya membujuk seluruh finalis turut memperkenalkan KDKMP kepada masyarakat luas. Pemenang POI 2026 nantinya kudu bisa jadi duta koperasi di daerahnya masing-masing," kata Ferry bersemangat.
Ferry juga mengapresiasi Apkasi atas jembatan kerjasama nan dibangun ini. "Terus terang, kami merasa terhormat atas kunjungan dan silaturahmi nan terjalin ini. Saya berambisi ini menjadi awal dari kerja sama strategis nan saling menguatkan antara Kementerian dan Apkasi, demi memberikan faedah sebesar-besarnya bagi masyarakat di seluruh Indonesia," tambahnya.
Hadir mendampingi jejeran Apkasi dalam audiensi tersebut antara lain Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi beserta jajaran, tim dari Yayasan Putri Otonomi Indonesia, serta Juara POI 2025 Salsa Melania Aquina.
Sebelum berbincang mengenai ekonomi kerakyatan di Kementerian Koperasi, Apkasi juga membekali ke-29 finalis dengan keahlian komunikasi publik dan media. Rombongan finalis berkesempatan mengunjungi studio TV One di area Pulogadung, Jakarta, untuk menjajal talenta sebagai wartawan dan presenter televisi.
Sarman Simanjorang menambahkan pembekalan multidimensi ini diharapkan membentuk karakter Putri Otonomi nan tidak hanya pandai secara intelektual, tetapi juga ocehan dalam menyuarakan potensi daerah.
"Melalui arena POI 2026, Apkasi kembali membuktikan otonomi wilayah bukan sekadar urusan tata kelola pemerintahan, melainkan juga tentang gimana mempersiapkan sumber daya manusia muda nan siap menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi nasional dari desa," pungkasnya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·