Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.774 per USD

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |09:41 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.774 per USD

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.774 per USD (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar Rupiah kembali tertekan di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan sesi perdagangan pagi hari ini, Rabu (2/9/2026). 

Berdasarkan info Bloomberg, Rupiah bergerak melemah 30 poin alias 0,17 persen menjadi Rp17.774 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS.

Sementara, merujuk pada info pasar Refinitiv, Rupiah memulai transaksi perdagangan pada hari ini dengan pelemahan sebesar 0,23 persen ke level Rp17.750 per dolar AS.

Bersamaan dengan itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau tetap melanjutkan tren penguatannya. Tolok ukur kekuatan greenback terhadap enam mata duit utama bumi tersebut tercatat menguat 0,11 persen menuju level 99,780 pada pukul 09.00 WIB.

Apresiasi tersebut kian memperpanjang reli kenaikan DXY nan sebelumnya telah menguat 0,25 persen pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026).

Secara sentimen eksternal, pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh, di Simposium Jackson Hole, dinilai bersuara hawkish nan memicu kembali ekspektasi bahwa bank sentral dapat meningkatkan suku kembang paling sigap pada bulan September, serta mendorong lonjakan tajam pada nilai tukar Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor pendek. 

Menurut perangkat CME FedWatch, pasar sekarang memperhitungkan kesempatan sekitar 66% untuk kenaikan suku kembang pada bulan September, naik dari sekitar 38% sebelum pidato Warsh.

"Fokus pasar hari ini adalah rilis info PMI Manufaktur dan JOLTS Job Openings dengan konsentrasi utama minggu ini adalah info ketenagakerjaan utama AS info Nonfarm Payrolls nan bakal dirilis pada hari Jumat," ujar Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑