Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |14:46 WIB

Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit

Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit (Foto: Okezone)

JAKARTA - Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) mendesak adanya audit dan pembentukan tim audit mengenai kasus meninggalnya dokter internship.

Salah satu kasus terbarunya adalah kepergian dr. Myta Aprilia Azmi nan merupakan seorang master internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi, nan viral lantaran diduga tetap tetap bekerja meski dalam kondisi sakit.

Desakan itu terlampir dalam pernyataan sikap resmi serta rekomendasi kebijakan mereka atas kasus tersebut pada Minggu, 3 Mei 2026. Dalam pernyataan sikap resmi MGBKI poin kedua, mereka mendesak pihak berwenang, salah satunya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, untuk melakukan audit terhadap wahana pendidikan dan kronologi dari kasus meninggalnya master internship.

"MGBKI meminta Kementerian Kesehatan, KKI, lembaga pendidikan, dan rumah sakit wahana pendidikan melakukan audit independen terhadap kronologi, sistem supervisi, beban kerja, respons klinis, kesiapan obat, serta budaya kerja nan menyertai kejadian ini," tulis MGBKI dalam pernyataan resminya.

Selain itu, permintaan audit juga tertera dalam poin pertama rekomendasi kebijakan mereka mengenai kasus meninggalnya master internship, salah satunya nan terjadi pada almarhumah dr. Myta Aprilia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com