Distribusi ZIS akan Lebih Berimbang antara Bantuan dan Pemberdayaan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Distribusi ZIS bakal Lebih Berimbang antara Bantuan dan Pemberdayaan Sodik Mudjahid.(MI/HO)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) berbareng Himpunan Pengusaha Kahmi (Hipka) bekerja-sama dalam mengoptimalkan program pemberdayaan guna meningkatkan kesejahteraan mustahik serta mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Baznas RI dan Himpunan Pengusaha Kahmi (Hipka) tentang optimasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan biaya sosial keagamaan lain (ZIS-DSKL), serta sinergi pemberdayaan dan pengembangan ekonomi produktif mustahik.

Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengarahkan konsentrasi pendistribusian dari nan sebelumnya dominan berkarakter support langsung menjadi lebih berimbang antara support dan pemberdayaan.

Ia mengatakan, perubahan pendekatan tersebut bermaksud agar amal tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga bisa mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan.

"Karena itu, kami memerlukan support bumi usaha, termasuk Kadin, agar program-program pemberdayaan dapat melangkah lebih optimal," katanya.

Sodik menjelaskan, dalam bagian pendistribusian dan pendayagunaan, Baznas mempunyai beragam program unggulan, antara lain Beasiswa Baznas, Rumah Layak Huni, Baznas Tanggap Bencana, Rumah Sehat Baznas, Baznas Microfinance, Zmart, ZChicken, Santripreneur, Kampung Zakat, hingga program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting.

Selain memperkuat program pemberdayaan, Sodik mengatakan, Baznas juga terus mendorong peningkatan penghimpunan biaya amal nasional. Ia menyampaikan, hingga saat ini penghimpunan amal tetap didominasi oleh sektor individu, sementara potensi amal dari badan usaha, lembaga swasta, dan pekerjaan tetap sangat besar untuk dikembangkan.

Sodik menambahkan, dengan potensi amal nasional nan diperkirakan mencapai Rp327 triliun, optimasi penghimpunan dari beragam sektor bakal semakin mendekatkan realisasi pengumpulan amal pada potensi nan tersedia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Asosiasi/Himpunan/ALB Kadin Benny Soetrisno menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan ekonomi syariah, pemberdayaan masyarakat, serta optimasi pengelolaan amal nan dilakukan Baznas sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Pada dasarnya, aktivitas Baznas merupakan aktivitas nan berdasarkan nilai-nilai syariah dan semangat kebersamaan. Gerakan ini juga mencerminkan semangat gotong royong nan menjadi karakter unik bangsa kita, sehingga dapat menjadi sarana untuk bekerja sama dengan baik demi kemajuan bersama," kata Benny. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia