Jakarta -
Komisi II DPR RI menggelar Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Menpan RB, Kepala LAN (Lembaga Administrasi Negara) hingga Ombudsman RI. Rapat ini tak dihadiri langsung oleh Ketua Ombudsman RI, Nuzran Joher, nan disebut terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra Tektona, saat rapat di Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026). Ia mengatakan Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher hingga personil Syafrida Rachmawati tak bisa mengikuti rapat lantaran terdampak erupsi.
"Anggota Ombudsman kami izin dua, Bapak Ketua, lantaran terdampak oleh erupsi Krakatau, ialah Pak Nuzran dan Ibu Syafrida, dan dua perwakilan kami juga terdampak, ialah di Lampung dan di Banten sehingga kami terapkan WFH di Lampung," kata Rahmadi dalam rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyampaikan keprihatinan atas musibah abu vulkanik nan mesti dialami oleh beberapa wilayah. Ombudsman lantas memaparkan program kerja pihaknya untuk pelayanan publik.
"Kita hari ini bersama-sama mengalami musibah berupa terdampak oleh debu vulkanik. Semoga kita diberikan kekuatan, kemudahan, kelancaran dalam menghadapi musibah tersebut," kata dia.
Rahmadi mengatakan Ombudsman RI telah menerima 6.456 laporan masyarakat hingga 31 Agustus 2026. Ia mengatakan nomor tersebut membuktikan bahwa lembaga independen tetap dibutuhkan untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.
"Per 31 Agustus 2026, Ombudsman telah menerima 6.456 laporan masyarakat. Angka ini tidak hanya menggambarkan dari volume pengaduan, nomor ini menunjukkan bahwa tetap terdapat penduduk nan memerlukan saluran independen ketika pelayanan publik belum memberi kepastian, keadilan, dan penyelesaian nan memadai," kata dia.
Ia menyebut sejumlah 82,5 persen laporan telah didorong penyelesaiannya. Ia berambisi tindak lanjut nan dilakukan Ombudsman dapat menjadi perbaikan bagi lembaga terkait.
"Capaian 82,5% menunjukkan bahwa sebagian besar laporan nan masuk telah didorong menuju penyelesaiannya. Namun nan lebih krusial adalah bahwa penyelesaian tersebut kudu bermuara pada pemulihan hak-hak penduduk dan perbaikan perilaku penyelenggara," kata Rahmadi.
"Melalui penanganan laporan, Ombudsman membantu mengubah masalah perseorangan menjadi dorongan perbaikan bagi lembaga nan berkuasa dan berkepentingan," tambahnya.
Anggota Ombudsman RI, Manager Nasution, mengonfirmasi ketidakhadiran ketua Nuzron Joher. Ia menyebut Ketua Ombudsman tak bisa terbang ke Jakarta lantaran Bandara Soekarno-Hatta tetap ditutup imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Ya, penerbangan ke Jakarta ditutup. Di Sumatera, tidak bisa terbang ke Jakarta lantaran Soetta-nya ditutup," ujar Manager.
(dwr/gbr)
40 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·