Disdik Jabar Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Carut-marut PCMB 2026 Jabar

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta -

Polemik penyelenggaraan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat 2026 memasuki babak baru. Sejumlah orang tua siswa berbareng pegiat pendidikan melaporkan Dinas Pendidikan Jawa Barat ke Ombudsman RI.

Laporan tersebut dilayangkan setelah rentetan persoalan mewarnai penyelenggaraan PCMB dan SPMB, mulai dari gangguan aplikasi, proses pengaduan nan dinilai lamban, hingga membludaknya keluhan masyarakat nan datang langsung ke Kantor Disdik Jabar.

Ketua Persatuan Purnabakti Pendidik Indonesia (P3I) Jawa Barat, Iwan Hermawan menilai, terdapat indikasi maladministrasi dalam penyelenggaraan jasa pendidikan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memandang ada indikasi pelanggaran maladministrasi nan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Salah satunya adalah pelayanan nan jelek terhadap masyarakat nan mengakibatkan kerugian besar, baik tenaga, biaya, dan pikiran bagi masyarakat," kata Iwan usai menyerahkan laporan, dilansir detikJabar, Senin (15/6/2026).

Menurut Iwan, corak pelayanan jelek nan dimaksud terjadi baik pada jasa digital maupun jasa tatap muka nan diterima masyarakat selama proses PCMB berlangsung.

"Pertama, pelayanan jelek digital, sistem aplikasi sering error, membikin keresahan, dan waktu pengumuman tidak jelas. Itu nan kami maksud pelayanan buruk," ujarnya.

Selain persoalan aplikasi, Iwan juga menyoroti pelayanan pengaduan nan dinilai tidak bisa mengakomodasi banyaknya masyarakat nan mencari solusi atas beragam hambatan pendaftaran.

Simak selengkapnya di sini.

(yld/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News